BETANEWS.ID, KUDUS – Daun kering berserakan terlihat di halaman rumah di Dukuh Kadilangon RT 03 RW 08, Gondangmanis, Bae, Kudus. Seorang pria paruh baya tampak sedang menyapu halaman itu. Dia adalah Suwarno (58), satu di antara sejumlah warga yang menggunakan listrik dengan daya 450 VA.
Setelah selesai menyapu, Suwarno berbagi cerita kepada betanews.id tentang token listrik gratis yang belum dimanfaatkannya. Dia mengaku, untuk token listrik biasanya putrinya yang mengisi adalah putrinya.
“Saya belum mengakses pulsa listrik gratisnya, karena belum tahu caranya. Tapi jika dapat ya saya merasa diringankan,” terangnya.
Yah, Suwarno adalah salah satu warga yang bisa menikmati kebijakan pemerintah terkait dengan pembebasan biaya listrik golongan 450 VA selama tiga bulan ke depan. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat kurang mampu akibat dampak Covid-19.
Baca juga : Aktivitas Perdagangan di Pasar Kliwon Lesu, Omzet Turun Drastis Hingga 60 Persen
Adapun jumlah diskon listrik yang didapatkan pelanggan dihitung dari pemakaian tertinggi selama 3 bulan sebelumnya. Untuk 450 VA akan mendapat listrik sebesar pemakaian tertinggi, sementara golongan 900 VA mendapatkan sebagiannya selama tiga bulan ke depan.
Tak lama setelah berbagi cerita, ada seorang perempuan mengenakan baju lengan panjang bermotif kotak-kotak dengan jilbab berwarna krem menghampiri. Dia yakni Lisa Maina Wulandari (23), keponakan Suwarno. Sambil tersenyum perempuan yang akrab disapa Lisa itu sudi membantu untuk mengakses token listrik gratis.
Dia mempraktikkan cara mengakses token listrik melalui website www.pln.co.id. Setelah membuka websitenya, kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus Covid-19. Kemudian Lisa memasukan nomor meter.
“Jika sudah, kemudian klik cari. Setelah berhasil muncul tokennya, kita tinggal memasukkan token yang kita dapat,” jelasnya sambil mempraktikkan akses token gratis melalui website PLN.
Baca juga : Data Penerima Bantuan Jaring Pengaman Sosial dari Pemerintah Pusat Diminta Valid
Selain Suwarno, Estik Budiyani yang menggunakan listrik dengan daya 450 VA, juga merasa terbantu. Dia menggunakan listrik pascabayar, jadi tidak perlu mengakses token listrik.
“Saya senang dapat gratis listrik tiga bulan. Karena pascabayar jadi otomatis saya dibebaskan tagihan,” pungkas tetangga Suwarno itu, Kamis (9/4/2020).
Sama halnya dengan Ery widyastuti (27), warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus. Dia juga mengaku terbantu adanya listrik gratis. Dia menggunakan listrik dengan daya 450 VA pascabayar.
Tak jauh berbeda, Misbahun Najib (24), warga Desa Winong, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, pengguna listrik 950 VA bersubsidi. Membeberkan jika mendapat subsidi 50 persen dari penggunaan tertinggi selama tiga bulan terakhir.
Editor : Kholistiono

