Keliling Kudus Lewat Virtual Reality PT Djarum di Pameran Temporer Museum Kretek

BETANEWS.ID, KUDUS – PT Djarum menampilkan sesuatu yang berbeda pada Pameran Temporer di Museum Kretek pada 25-27 Oktober 2024. Selain memberikan edukasi produksi rokok, Perusahaan milik Hartono bersaudara itu menyediakan Virtual Reality (VR) Kabupaten Kudus.

VR itu begitu menarik pengunjung karena meraka akan dibawa berjalan-jalan mengelilingi Kudus. Istimewanya, VR ini baru pertama kali diperkenalkan kepada publik.

Pengunjung sedang belajar mbatil rokok di stand PT Djarum di Pameran Temporer Museum Kretek. Foto: Kaerul Umam

Public Affairs dari PT Djarum, Teofilus Nerianto menyampaikan, pengunjung bisa menikmati VR ini dengan gratis selama pameran. Dalam VR itu, pengunjung akan dibawa melihat potensi wisata Kudus mulai dari Gerbang Kota Kretek, Masjid dan Menara Kudus, hingga proses produksi PT Djarum di Oasis Kretek Factory.

-Advertisement-

Baca juga: Dibuka Hari Ini, Pameran Temporer Museum Kretek Berlangsung Hingga 27 Oktober 2024

“Jadi teman-teman bisa melihat beberapa gambaran vidio mengenai Kabupaten Kudus. Lalu tentang Djarum Oasis dan juga mengenai SKT. Jadi nanti akan digambarkan dalam vidio 360 derajat, sehingga pengunjung dapat melihat bagaimana gambaran Kudus, ada gerbang Kudus Kota Kretek, Menara, dan juga Djarum Oasis Kretek Factory,” ungkapnya, Jumat (25/10/2024).

Selain itu, lanjut dia, PT Djarum juga memamerkan demo linting yang bisa langsung dipraktikkan oleh pengunjung. Mereka akan dibantu karyawan PT Djarum sampai bisa.

“Jadi silakan teman-teman bisa mengunjungi dan datang ke Museum Kretek pada 25-27 Oktober 2024. Karena bisa menikmati secara langsung apa yang kami pamerkan di sini,” ungkapnya.

Ia menuturkan, pengunjung bisa menikmati VR itu mulai pukul 9.00-21.00 WIB. Menurutnya, adanya alat virtual reality dapat memberikan gambaran secara nyata terkait sejarah, budaya, dan industri, bahwa kretek adalah heritage dan sebagai warisan Indonesia.

Baca juga: Congdut Awali Pameran Temporer di Museum Kretek

“Harapan dari kami semoga kretek bisa semakin dikenal oleh masyarakat Kudus dan juga Indonesia. Kami juga meminta support untuk menjaga kretek sebagai warisan budaya Indonesia,” ujarnya.

Salah satu pengunjung, Jihan Fachrida mengaku sangat menikmati VR PT Djarum. Sebab katanya, dia sudah diberikan masukan, bahwa alat itu bisa berkeliling di pabrik rokok PT Djarum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER