BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tengah melaksanakan seleksi 700 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), salah satunya untuk penjaga sekolah.
Ketua Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus, H. Masan, SE., MM mengapresiasi langkah tersebut. Sebab, dengan adanya seleksi PPPK untuk penjaga sekolah, akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menjadi abdi negara.
“Tentu kami apresiasi, ya. Apalagi tahun lalu, para penjaga sekolah di Kudus ini pernah mengadu ke kami terkait honornya yang sangat minim,” ujar H. Masan, SE., MM kepada Betanews.id melalui sambungan telepon, Selasa (15/10/2024).
Baca juga: Masuki Musim Hujan, DPRD Kudus Minta Pemkab Antisipasi DBD
H. Masan, SE., MM mengatakan, meski saat ini formasi PPPK untuk penjaga sekolah masih terbatas, tetapi setidaknya hal tersebut sebagai langkah awal yang baik.
“Meskipun formasinya baru sedikit, tidak apa-apa. Ini akan bertahap dan berkesinambungan tiap tahunnya,” bebernya.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu pun tetap mendorong agar seleksi PPPK pada tahun-tahun berikutnya memperbanyak formasi penjaga sekolah. Sebab, sepengetahuannya ada ratusan penjaga sekolah yang menerima honor sangat minim.
“Supaya para penjaga sekolah di Kudus ini bisa mendapatkan honor yang layak, sehingga kesejahteraannya dan keluarga terjamin,” harap H. Masan, SE., MM.
Baca juga: Untungkan Petani, DPRD Kudus Sambut Baik Program Tanam Padi di Oktober
H. Masan, SE., MM juga mengimbau kepada para penjaga sekolah untuk ikut seleksi PPPK, supaya punya kesempatan diterima sebagai PPPK.
“Para penjaga sekolah di Kudus silakan ikut mendaftar seleksi PPPK. Apalagi syarat minimal lulusan untuk tahun ini di formasi penjaga sekolah, adalah SD,” jelasnya.

