31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Debit Air PDAM Turun Drastis, Jepara Alami Krisis Air Bersih

BETANEWS.ID, JEPARA – Musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Jepara berdampak pada menurunnya debit air dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtajungporo atau PDAM Jepara. Hal tersebut membuat para pelanggan PDAM Jepara mengalami krisis air bersih.

Kepala Bagian Perencanaan pada PDAM Jepara, Aji Asmoro mengatakan bahwa musim kemarau membuat sumber air baku mengering. Debit air juga berkurang hingga 20 persen. Dari semula rata-rata 10 liter per detik, kini hanya 7-7,5 liter per detik.

Baca Juga: Temuan Limbah Obat di Desa Mambak Jepara Diduga Berasal dari Perusahaan Farmasi Ilegal

-Advertisement-

“Hampir semua sumur (sumber air baku) kita berkurang. Rata-rata turun 20 persen dan kondisi normal,” katanya pada Sabtu, (12/10/2024).

Berkurangnya debit air menurutnya paling dirasakan oleh pelanggan di wilayah Kecamatan Jepara, Pecangaan dan Kedung. Pelanggan tersebut tersebar di Desa Wonorejo, Kuwasen dan Bandengan Kecamatan Jepara.

Kemudian Desa Kedungmalang, Tedunan, Karangaji Kecamatan Kedung. Desa Gerdu dan Kaliombo Kecamatan Pecangaan. Serta Desa Ujungpandan Kecamatan Welahan.

Tercatat lebih dari sepuluh ribu pelanggan PDAM saat ini mengalami kesulitan air bersih. Sehingga mereka hanya mengandalkan air seadanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut PDAM telah menjalankan beberapa skema agar pelanggannya tetap bisa mendapatkan air bersih. Di Kecamatan Jepara, PDAM menggilir distribusi air pada jam-jam tertentu.

Sementara untuk Desa Kedungmalang, PDAM rutin mengirimkan air bersih dengan mobil tangki. Setiap hari pelanggan dijatah air bersih.

Berbeda halnya dengan Desa Kedungmalang, Desa Karangaji, Tedunan dan Kaliombo masih bisa sedikit tertolong dengan aliran air dari sumur PDAM yang berada di Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan dan dan Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan.

Baca Juga: Terkendala Pembebasan Lahan, Pembangunan Embung di Karimunjawa Tak Kunjung Terealisasi

“Untuk wilayah selatan (Kecamatan Kedung dan Pecangaan) kami rutin dropping air bersih, gratis. Khusus Kedungmalang memang paling parah. Karena posisinya paling ujung. Sehingga setiap hari kami kirim air bersih,” ujar Aji.

Ia berharap musim penghujan segera tiba. Jika bulan ini hujan mulai turun, maka mesin Instalasi Pengolahan Air (Ipal) di bendungan Bompes Kecamatan Pecangaan akan berfungsi. Sehingga nantinya bisa mengalirkan air ke Jepara wilayah selatan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER