BETANEWS.ID, JEPARA – Sejumlah atlet asal Kabupaten Jepara berhasil meraih prestasi yang membanggakan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. Total terdapat 13 medali yang berhasil di borong.
Syamsul Anwar, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara mengaku kaget dengan hasil tersebut. Ia sangat bangga dengan hasil yang diperoleh oleh para atlet dari Kabupaten Jepara.
Baca Juga: Bawaslu Jepara Serahkan Surat Hasil Kajian Lima ASN Langgar Netralitas ke BKN
Adapun 13 medali yang berhasil diborong yaitu hockey putri meraih medali emas, aeromodelling 1 emas dan 1 perak, sepaktakraw 1 emas dan 1 perak, 1 medali emas pencak silat, 1 medali perunggu balap sepeda, 1 medali perak angkat berat, 1 perunggu balap sepeda, 2 medali perunggu squash, 1 perunggu karate, 1 perunggu soft tenis dan 1 medali emas di cabor woodball.
“Ini surprise buat saya dan KONI. Prestasi yang luar biasa. Saya sendiri kaget dengan hasilnya,” katanya pada Kamis, (19/9/2024).
Lebih lanjut ia menjelaskan kesuksesan tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan atlet sejak tahun 2021 lalu. Saat ia menggagas pemusatan latihan di tingkat kabupaten.
Sebenarnya pemusatan latihan tersebut ia gagas untuk persiapan ajang Porprov Jawa Tengah 2023. Namun karena berdekatan dengan ajang PON, pemusatan latihan juga ia siapkan untuk ajang tersebut.
“Jadi dulu kita seleksi atlet-atlet sampai tingkat kabupaten. Hasilnya kita kumpulkan di pemusatan latihan di tiap-tiap cabor,” jelasnya.
Di masa akhir periode kepemimpinannya di KONI, ia berharap pola pemusatan latihan dilanjutkan di masa mendatang. Sebab hasilnya sudah terbukti.
Baca Juga: Seminggu Jelang Kampanye, KPU Jepara Mulai Susun Regulasi
Terkait dengan atlet peraih medali di ajang PON XII Aceh-Sumut itu, ia berencana akan membuatkan acara apresiasi di Kabupaten Jepara. Selain itu, rencananya juga ada tali asih bagi mereka.
“Nanti kita beri apresiasi yang layak untuk mereka. Itu sebagai bentuk penghargaan dari kami kepada mereka yang sudah mempersembahkan kebanggaan bagi Kabupaten Jepara,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

