Pemkab Kudus Pastikan Lahan Investasi Baru Tak Gerus Area Pertanian Berkelanjutan

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan penyediaan ribuan hektare lahan baru untuk investasi indutri tak akan berdampak pada pertanian di Kudus.

Kepala Bidang (Kabid) Perecanaan dan Evaluasi Pembangunan, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kudus, Arief Zuli Tanjung, mengatakan, penyediaan lahan investasi untuk industri tak akan menggerus lahan pertanian. Pada prinsipnya, lahan pertanian harus dipertahankan.

“Meski ada penyediaan lahan baru untuk investasi, tetapi lahan untuk pertanian tetap kita pertahankan. Sebab lahan pertanian adalah lumbung ketahanan pangan,” ujar Tanjung di ruang kerjanya, belum lama ini.

-Advertisement-

Baca juga: Pemkab Kudus Sediakan Ribuan Hektare Lahan Baru untuk Investor, Ini Lokasinya

Tanjung menyampaikan, persentase lahan pertanian Kudus nantinya masih cukup tinggi meski ada penyediaan lahan baru untuk investasi industri. Menurutnya, proporsi lahan pertaniannya masih di angka 40 persen dari total luas wilayah.

“Dibanding semua daerah di Jawa Tengah, proporsi lahan pertanian di Kudus itu masih tinggi. Sebab daerah lain proporsi lahan pertaniannya rata-rata di angka 33 persen,” bebernya.

Tanjung menuturkan, 40 persen lahan pertanian tersebut merupakan lahan pertanian berkelanjutan yang sesuai aturan tak bisa dialihfungsikan.

“40 persen lahan pertanian di Kudus itu luasnya kurang lebih 20 ribu hektare. Paling banyak di Kecamatan Undaan,” ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Kudus Percepat Perizinan Investasi dengan ‘Sembako’, Maksudnya?

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Kudus akan menyediakan lahan baru untuk investasi industri kurang lebih seluas 2.235 hektare. Lahan tersebut tersebar di Kecamatan Jekulo, Mejobo, Jati, dan Kaliwungu.

Penyediaan lahan baru untuk investasi industri sebagai upaya pemerataan bidang industri guna menopang pertumbuhan ekonomi. Upaya ini tentunya untuk membuka lapangan kerja bagi warga Kudus.

Edtitor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER