Pawai Obor Semarakkan HUT Pramuka di Pati

BETANEWS.ID, PATI – Para pelajar tampak berkumpul di Punden Mbah Obong sambil membawa obor. Secara simbolis, kemudian dua obor dinyalakan terlebih dahulu, yang kemudian diikuti ratusan pelajar lainnya.

Obor yang sudah menyala itu, kemudian dibawa menyusuri gelapnya malam di Desa Genengmulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Selasa (13/8/2024) malam.

Kegiatan yang merupakan kirab parade obor pelajar ini, melambangkan semangat di Hari Pramuka yang jatuh setiap 14 Agustus. Tujuannya, agar api terus menyala meski di tengah gelapnya malam. Tak jarang parade obor pun menjadi tontonan masyarakat sekitar.

-Advertisement-

Baca juga: Masjid Baiturrahman, Masjid Megah Berarsitektur Gotik Khas Eropa di Soneyan Pati

Parade obor diawali dari paling depan, yakni tunas kelapa, kemudian kendi dari sumber mata air dan bendera merah putih, lalu diikuti ratusan pawai obor.

Cahaya obor melambangkan semangat pramuka yang terus menyala dan menerangi jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Ketua Kwarcab Pati, Sugiyono mengatakan, parade pawai obor ini merupakan serangkaian tradisi rutin yang telah dijaga di wilayah Juwana. Parade ini menjadi penyemangat tunas muda Pramuka untuk masa depan yang lebih baik lagi.

“Sudah tradisi di pramuka Juwana parade obor. Ada sekitar 150 anak yang ikut parade ini semuanya ini adalah sebagai semangat untuk mengobarkan generasi muda untuk maju belajar dan lebih baik kedepannya,” katanya.

Ia menyampaikan, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah dan nilai-nilai luhur yang telah menjunjung tinggi bangsa Indonesia hingga tumpah darah.

Baca juga: Judol Merajalela, Komisi XI DPR RI Gandeng OJK Beri Literasi Keuangan ke Pelajar Kudus

Sementara itu, Najwa Putri, salah satu pelajar, mengaku senang bisa terlibat dan mengikuti parade obor menyambut Hari Pramuka. Menurutnya, semangat obor yang menyala menjadi penyemangat pelajar untuk dapat menerangi Bumi Kartini.

“Senang, seru, agak lelah tetapi terbayarkan semuanya. Tadi kita berjalan dari Punden Mbah Obong malam-malam, tetapi tetap semangat,” ucapnya.

Seusai menyusuri kirab obor sekitar 2 kilometer, kegiatan dilanjut dengan serangkaian kegiatan Pramuka di tenda yang sudah didirikan di lapangan desa setempat.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER