31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Belum Diperbaiki, Kades Karanganyar Khawatir Jalan Amblas Merembet ke Rumah Warga

BETANEWS.ID, JEPARA – Jalan alternatif Jepara-Demak di Desa Karanganyar RT 02 RW 01, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara sudah satu minggu amblas. Namun, hingga kini kondisi jalan tersebut belum diperbaiki.

Kepala Desa (Kades) Karanganyar, Zaenal Abidin, menjelaskan, sesuai dengan hasil audiensi di Balai Desa Karanganyar, Rabu (31/7/2024), telah disepakati bahwa Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana akan bertanggungjawab untuk memperbaiki jalan tersebut. 

Ia khawatir, jika jalan amblas tersebut tidak segera diperbaiki maka akan merembet ke rumah warga. Sebab, jarak antara rumah warga dengan jalan yang amblas sangat dekat.

-Advertisement-

Baca juga: Jalan di Karanganyar Jepara Amblas Gara-Gara Truk Proyek Normalisasi Sungai SWD II

“Harapannya hari ini diperbaiki, karena kalau tidak khawatirnya nanti merembet ke rumah warga, bisa ambruk,” katanya, Senin (5/8/2024).

Selain itu, jalan alternatif yang menghubungkan Desa Karanganyar dengan Desa Ujungpandan juga akan mengakibatkan perekonomian masyarakat lumpuh jika tidak segera ditangani. 

“Apalagi ini jalur alternatif, Jepara-Demak, perekonomian masyarakat bisa lumpuh kalau dibiarkan seperti ini terus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kronologi Jalan Desa Karanganyar mengalami amblas berawal dari jalan tersebut mengalami retak pada 24 Juli 2024 dengan kedalaman sekitar 25-30 cm.

Namun saat mengalami retak, jalan tersebut masih sering dilewati kendaraan dan truk berat dari proyek normalisasi sungai SWD II oleh BBWS Pemali Juana.

Baca juga: Nelayan Jepara Keluhkan Pembelian Solar Lewat Aplikasi

Hingga kemudian pada Minggu (28/7/2024) malam, sekitar pukul 18.00 WIB terdapat truk yang mengangkut excavator atau alat berat, hingga menyebabkan jalan amblas sedalam satu meter dengan panjang 70 meter. Akses jalan tersebut kemudian ditutup pada 31 Juli 2024.

“Sesuai kesepakatan juga pada saat audiensi, jalan kita tutup permanen sampai masa perbaikan, sehingga truk pengangkut proyek tidak lagi lewat Karanganyar,” katanya.

Jalan amblas tersebut juga berakibat pada bocornya pipa saluran air milik Perumda Tirta Jungporo. Saat perbaikan terdapat pipa saluran air yang harus direlokasi, maka hal tersebut menjadi tanggungjawab dari Perumda Tirta Jungporo.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER