Juli Belum Usai, Namun Penjual Bendera Bertebaran di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Walupun bulan Juli belum usai, sejumlah titik daerah di Kabupaten Kudus mulai banyak penjual bendera yang mangkal. Beberapa penjual tersebut berasal dari Jawa Barat.

Salah satunya adalah Mulyati di Desa Panjang-Desa Bacin, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Penjual bendera asal Garut itu mengatakan, momen agustusan menjadi momen bagus untuk berjualan bendera. Sebab kebutuhan bendera, utamanya bendera merah-putih sangat dicari oleh masyarakat, sebagai momentum mengenang pahlawan.

Baca Juga: Baru Saja Ludes Terbakar, Cafe dan Karaoke Parallel Siap Bangkit Kembali

-Advertisement-

“Kalau untuk berjualan bendera setiap tahunnya selalu di sini (Kudus), sejak 2018. Salah satu momen bagus untuk mendapatkan penghasilan. Karena rutinitas sehari-hari hanya di rumah dan tidak bekerja,” bebernya Jumat (26/7/2024).

Meski belum memasuki bulan Agustus, ia sudah membuka lapak bendera sejak Kamis (25/7/2024). Alasannya, karena ia merupakan pekerja dengan sistem bagi hasil dan sudah dikoordinir untuk berangkat bersama rombongan di hari yang sudah ditentukan.

“Ikut rombongan saja, karena sudah dikoordinir untuk berjualan. Selain itu, berjualan bendera perlu persiapan menata dan itu membutuhkan waktu lama. Belum lagi, para pembeli itu kebanyakan tidak langsung membeli. Masih memilih dan survei harga,” ungkapnya.

Di sana, Mulyati menyediakan berbagai macam bendera, mulai dari jenis bendera merah-putih, umbul-umbul, bendera background, bendera lespang, dan sejumlah aksesoris bendera. Untuk harganya, dipatok mulai dari Rp5 ribu sampai ratusan ribu, tergantung jenis bendera dan ukuran besar dan panjangnya.

“Biasanya kalau penjualan ramai itu mulai tanggal 1 Agustus sampai 16 Agustus. Kalau seperti ini belum ramai. Tapi Alhamdulillah sudah ada yang terjual mulai kemarin. Kebanyakan untuk pembelian lebih banyak bendera merah-putih,” jelasnya.

Baca Juga: Jumlah Siswa Sedikit, SD 1 Wates Masuk Rencana Regrouping

Salah satu pembeli, Taufik menambahkan, ia membeli bendera jenis umbul, untuk dipasang di sekitar kediamannya. Hal itu menurutnya, untuk memeriahkan hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia di hari kemerdekaan pada 17 Agustus.

“Ini membeli satu saja, karena bendera umbul di rumah sudah tidak layak lagi untuk dipasang. Jadi membeli bendera, untuk memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia,” imbuh warga Gebog, Kudus tersebut.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER