BETANEWS.ID, KUDUS – Jemaah calon haji asal Kabupaten Kudus, mulai diberangkatkan hari ini, Rabu (29/5/2024) pagi. Jemaah yang mulai berkumpul di Pendopo Kabupaten Kudus sejak 7.30 WIB.
Upacara pemberangkatan jemaah calon haji (calhaj), ditandai dengan pengibaran bendera oleh Pj Bupati Kudus. Kemudian enam bus rombongan dari kelompok terbang (kloter) 68, diantar ke Embarkasi Solo.
Baca Juga: Museum Situs Purbakala Patiayam Lakukan Inventarisasi Fosil
Pj Bupati Kudus, Muhammad Hasan Chabibie mengatakan, dalam upacara pemberangkatan calhaj asal Kudus itu terpancar wajah yang bahagia, setelah penantian selama 12 tahun lamanya. Sehingga pada tahun 2024 ini mereka bisa memenuhi panggilan Allah SWT untuk menjalankan rukun Islam nomor lima itu.
“Doakan saja mereka bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik, bisa melaksanakan haji sesuai dengan syariat, saat kembali ke Kudus juga dalam kondisi wal afiat. Dan semoga semua menjadi haji mabrur,” bebernya usai pelepasan pemberangkatan calhaj.
Pihaknya menyakini, dalam hal ini Kementrian Agama (Kemenag) mempersiapkan fasilitas yang sebaik-baiknya untuk jemaah haji selama di tanah suci. Mulai dari Kudus, Solo, Arab Saudi dan kembali ke Kudus lagi, Kemenag mempersiapkan itu dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Sementara, Kepala Kantor Kemenag Kudus, Suhadi menambahkan, pada hari ini calhaj asal Kudus diberangkatkan. Total calhaj asal Kudus yang diberangkatkan hari ini merupakan kloter 68 dengan sebanyak 206 jemaah. Dimana dalam kloter 68 digabungkan dengan calhaj asal Kabupaten Demak sebanyak 149 jemaah.
Rincian jumlah calhaj Kudus di masing-masing kloter, menurutnya, kloter 68 sebanyak 206 jemaah, kloter 69 sebanyak 355 jemaah, kloter 70 sebanyak 355 jemaah, kloter 71 sebanyak 355 jemaah, dan kloter 72 sebanyak 124 jemaah.
“Total Kudus keseluruhan sebanyak 1.395 jemaah. Total itu dibagi menjadi lima kloter yakni 68,69,70,71, dan 72. Kloter 68 gabung dengan Kabupaten Demak dan Kloter 72 gabung dengan Kabupaten Jepara,” tuturnya.
Ia menyebut, untuk jemaah haji yang kemarin dikabarkan mengundurkan diri, menurutnya ada kesalahan teknis. Pada awalnya ia mengira satu jemaah itu dengan kondisi kesehatan yang sakit. Namun saat dikonfirmasi kembali, pihaknya mengaku data calhaj asal Kudus tahun ini masih tetap yakni sebanyak 1.395 jemaah.
“Jadi untuk pengumpulan koper di JHK, ada sebanyak 1.394 koper. Sementara satunya lagi langsung dikirim ke Embarkasi Solo. Jadi satu jemaah haji itu mutasi dari Kabupaten lain, sehingga dia mengirim kopernya langsung ke Solo sendiri. Untuk totalnya ini sudah fix dan tidak ada perubahan,” ungkapnya.
Baca Juga: Dengan DO-CART, Aduan Pasien RSUD Kudus Kini Bisa Ditangani Lebih Cepat
Ia menghimbau kepada semua jemaah, untuk tetap menjaga kesehatan. Mengingat kondisi musim haji saat ini dengan cuaca yang panas. “Kemarin sudah dihimbau untuk tetap mentaati kesehatan. Kita ikuti saja perintah saran, dari petugas kesehatan. Karena memang musim haji ini dengan cuaca panas,” ujarnya.
Calhaj asal Kudus tahun ini, lanjutnya, ada yang berumur 18 tahun. Jemaah tersebut menjadi jemaah termuda untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci tahun ini. Sementara untuk presentasi lansia ada sebanyak 40 persen, dengan usia 50-60 tahun. Usia itu rata-rata perempuan.
Editor: Haikal Rosyada

