31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Empat Mahasiswa UMK Raih Medali Emas dalam Ajang WSEEC

BETANEWS.ID, KUDUS – Mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) sukses meraih medali emas dalam ajang World Science, Environment And Engineering Competition (WSEEC) di Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, 13-16 Mei 2024.

Keempat mahasiswa tersebut ialah, Isna Fatkhur Rohmah dari program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Sabrina Ratih Kusumaningrum dari prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Lisa Auliya Insani dari prodi Bimbingan dan Konseling (BK), dan Khilda Evita Aisya dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).

Ketua kelompok, Isna Fatkhur Rohmah, menyampaikan, terdapat tujuh kategori dalam ajang tersebut, yaitu  Mathematics, Energy and Engineering, Envirorment, Physic, Life Science, Sosial Science, dan Technology.

-Advertisement-

Baca juga: Pesan Hasan pada Wisudawan UMK: ‘Di Dunia Pendidikan, Aksi Nyata Sangat Penting’

Dalam ajang itu, Isna dan tim membawa karya ilmiah dengan judul “Pop-up Book Fisikaku Budayaku: Enhancing Literacy and Understanding of Indonesian Local Culture through the Lens of Physics”.

“Persiapannya mulai dari mencari ide apa yang akan kita bawakan sampai akhirnya kami memilih untuk membuat buku pop-up yang di dalamnya mengintegrasikan kebudayaan dalam hal ini gamelan dengan fisika,” jelas Isna kepada Betanews.id melalui siaran tertulisnya, Sabtu (18/5/2024).

“Setelah itu, kami riset terkait apa saja ilmu fisika yang ada dalam gamelan. Kemudian masuk ke desain buku, di sini kami mendesain sendiri bukunya. Cetak prototype dan uji coba awal pada siswa SMP dan SMA,” sambung Isna.

Isna mengaku bahagia dengan hasil itu. Kendati demikian, ia menyadari jika  buku yang ia dan tim ciptakan masih perlu ditingkatkan, baik dari segi materinya maupun fiturnya.

Baca juga: Perluas Kolaborasi, UMK dan Hatyai University Thailand Renewal MoU

“Harapannya buku ini tidak berhenti hanya di satu materi gamelan aja. Kami ingin mengembangkan buku ini lebih jauh lagi seperti vitur AR dan ingin menghubungkan fisika dengan kebudayaan yang lain seperti tari tradisional, permainan tradisional atau bahkan menghubungkan kebudayaan dengan ilmu selain fisika,” harapnya.

Sebagai informasi, WSEEC sendiri merupakan kegiatan yang menjadi wadah pembelajaran dan pembinaan bagi generasi muda, utamanya di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Acara ini menjadi wadah bagi bidang penelitian dan karya ilmiah generasi muda mulai dari SD sampai jenjang perkuliahan untuk berperan dalam persaingan dunia industri 4.0.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER