BETANEWS.ID, PATI – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pati 2024 dipastikan tidak ada bakal calon dari jalur independen. Kepastian ini, setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati menutup pendaftaran jalur independen pada Minggu (12/5/2024) malam.
Menurut Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Pati Khusnul Imanuddin, hingga pukul 23.59 WIB, tidak ada satu pun bakal calon yang menyerahkan persyaratan pendaftaran.
”Artinya dalam Pilkada Pati tahun 2024 tidak akan ada cabup dan cawabup Pati yang berasal dari jalur perseorangan,” ujarnya, Senin (13/5/2024).
Baca juga: Soal PPP Diajak Koalisi Gerindra di Pilkada Pati, Suwito: ‘Seng Penting Cetho’
Katanya, persyaratan untuk mendaftarkan diri bakal calon bupati dan wakil bupati untuk jalur independen, minimal menyerahkan 67.443 fotokopi KTP sebagai bukti dukungan. Dukungan itu, minimal harus tersebar di 11 kecamatan.
Ia menyebut, KPU Pati sudah membuka pendaftaran jalur independen selama lima hari, mulai Rabu (8/5/2024) hingga Minggu (12/5/2024). Dari rentang waktu itu, sejumlah orang katanya ada yang melakukan konsultasi, namun belum ada yang mampu menyerahkan persyaratan.
”Karena itu bisa dipastikan KPU kabupaten Pati tidak akan melakukan 16 tahapan pemenuhan persyaratan calon perseorangan yang dimulai pada 5 Mei 2024 sampai 19 Agustus 2024,” ungkapnya.
Setelah membuka pendaftaran jalur independen ini, pihaknya bakal membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati yang diusung partai politik (parpol).
Baca juga: Tiga Bacabup Berebut Tiket dari NasDem untuk Maju Pilkada Pati, Ini Sosoknya
Tahapan pasangan calon yang diusung oleh partai politik akan dimulai pada tanggal 24 Agustus sampai 23 September 2024. Terkait hal ini, ada 12 rangkaian tahapan. Sedangkan untuk penyerahan berkas pendaftarannya sendiri dimulai pada 27-29 Agustus.
”Walaupun masih akan dimulai tiga bulan lagi sebelum masa pendaftaran, KPU Pati tetap mempersilakan kepada masyarakat umum maupun perwakilan partai politik di Kabupaten Pati untuk menanyakan segala hal mengenai Pilkada Pati,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

