31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Ditahan Imbang Kepri Jaya FC, Pelatih PS Polmas: ‘Jujur Tak Puas Kepemimpinan Wasit’

BETANEWS.ID, KUDUS – Pertandingan lanjutan Grup 1 Liga 3 Nasional antara PS Polmas Polewali Mandar melawan 757 Kepri Jaya FC berakhir dengan skor 2-2. Hasil ini membuat pelatih PS Polmas meradang karena merasa kepemimpinan wasit berat sebelah.

Asisten Pelatih PS Polmas, Amdy Wijaya, mengatakan, ada beberapa pelanggaran yang seharusnya menjadi keuntungan, malah diberikan kepada tim lawan.

“Kami berharap kepada wasit, jujur kami kurang puas, beberapa pelanggaran yang seharusnya milik kami, namun diberikan kepada pihak lawan,” bebernya saat jumpa pers usai pertandingan di Stadion Wergu Wetan, Kamis (2/5/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Zola Cetak Hattrick, Persiku Kalahkan Persipu 3-1 di Laga Perdana Liga 3 Nasional

Ia mengaku, dalam pertandingan itu anak asuhnya bermain secara maksimal. Bahkan, mereka mampu membobol gawang lawan dua gol langsung oleh Lukman Al Hakim dan Dandi di menit 14 dan 32.

“Memulai pertandingan pada hari ini anak-anak sudah bermain maksimal dan agresif. Satu hal yang menurut kami kedodoran di babak kedua karena faktor kelelahan karena istirahat satu hari, kemduian kembali bermain lagi di bawah cuaca yang cukup panas. Namun, yang terpenting kami bisa memetik satu poin,” bebernya.

Sementara itu, Pelatih 757 Kepri Jaya FC, Bona Elisa Simanjuntak, menuturkan, dengan hasil akhir tersebut, pihaknya mengaku bersyukur. Sebab, timnya ketinggalan terlebih dulu, sebelum berhasil menyamakan kedudukan lewat Ronan dan Alkaukabadury di menit 57 dan 86.

“Dua gol mereka itu merupakan serangan balik dan kita tidak siap dengan itu. Di pertengahan babak kedua kita langsung mengubah skema permainan dan mengganti beberapa pemain. Akhirnya bisa berjalan sesuai dengan keinginan. Hasil draw 2-2 ini kami sudah sangat bersyukur,” jelasnya.

Baca juga: Launching Jersey untuk Arungi Liga 3 Nasional, Persiku Targetkan Promosi ke Liga 2

Meski memiliki skuad yang berpengalaman, bahkan pernah menjadi mantan pemain Timnas Indonesia, yakni Musafri, pihaknya tidak menurunkan dalam pertandingan ini. Hal itu dilihat dari komposisi pemain tim lawan. Selain itu, pihaknya sudah menampilkan lima pemain senior, di mana itu sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Musafri tidak dimainkan karena sesuai dengan kebutuhan tim juga. Karena regulasi yang bermain harus lima pemain senior. Jadi kita punya 6 pemain senior, namun kita lihat situasinya match sore ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam laga tersebut lapangan tidak sesuai yang diharapkan. Menurutnya, rumput yang agak keras membuat pantulan bola tidak mulus seperti lapangan di tempat mereka latihan.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER