BETANEWS.ID, PATI – Kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati membludak pada momen Lebaran Idulfitri. Ratusan warga berdatangan untuk menjenguk keluarga mereka yang menjadi warga binaan di lapas.
Tampak Aula Lapas Pati pada siang itu dipadati oleh ratusan pengunjung. Mereka terlihat menggelar tikar agar bisa berkumpul dan bercengkrama dengan sanak saudara yang menjadi warga binaan Lapas Pati.
Baca Juga: Selain Air Zamzam, Sajadah Batik Khas Pati Bisa Jadi Ide untuk Oleh-oleh dari Umrah Maupun Haji
Tak hanya di aula, pemandangan serupa juga terlihat di selasar Lapas Pati. Hal ini dikarenakan ruangan kunjungan tidak muat untuk menampung para pengunjung. Mereka juga membawa berbagai makanan khas Lebaran.
Kepala Sub Seksi Registarasi dan Binkemas, Krismiyanto mengatakan, kondisi seperti ini sudah terjadi sejak Lebaran, Rabu (10/4/2024) lalu.
Pada saat itu, pihak lapas hanya membuka kunjungan Lebaran selama tiga hari, yakni sampai pada Jumat (12/4/2024) lalu. Pada Sabtu (13/4/2024) dan Minggu (14/4/2024) kunjungan hari raya ditutup.
Pada Senin (15/4/2024) pihak Lapas kembali membuka kunjungan untuk warga. Hal ini kemudian dimanfaatkan krmbali oleh warga untuk mengunjungi keluarga mereka yang di lapas.
”Setelah Salat Idulfitri, kami membuka kunjungan Lebaran selama tiga hari. Mulai pukul 08.00-11.30 WIB dan pukul 13.00 hingga 14.30 WIB. Dan ternyata kunjungannya juga membludak seperti kunjungan Lebaran,” ujar Krismiyanto.
Antusiasme para pengunjung ini lebih besar daripada Lebaran 2023 lalu. Saat itu, pengunjung tidak mencapai ratusan setiap harinya.
Ia pun memprediksi kunjungan Lapas Pati akan mengalami peningkatan lagi pada Kamis (18/4/2024) besok. Mengingat ada momen Lebaran ketupat.
”Untuk kunjungan biasa kami gelar tiga hari dalam sepekan. Senin, Kamis dan Sabtu. Kemungkinan Kamis ini pengunjungnya juga banyak. Apalagi ada Lebaran ketupat,” ungkapnya.
Ia juga menyebut, pada Lebaran Idulfitri ini pihaknya juga menyerahkan remisi untuk ratusan warga binaan.
Baca Juga: Kapolda Jateng Imbau Pemudik Istirahat saat Lelah: ‘Manfaatkan Rest Area, Jangan Paksakan’
“Jadi, jumlah napi yang ada di Lapas Pati itu ada 250 orang. Tapi yang bisa diusulkan untuk mendapatkan remisi itu hanya 180 orang dan semuanya lolos,” sebutnya.
Katanya, dari 180 warga binaan yang mendapatkan remisi tersebut, 170 di antaranya merupakan mereka yang masuk kategori pidana umum. Sedangkan sisanya adalah tindak pidana korupsi (Tipikor) dan anak.
Editor: Haikal Rosyada

