BETANEWS.ID, KUDUS – Debit air di Bendung Wilalung yang kemarin terus naik, sempat turun secara signifikan hingga aman terkendali. Namun saat ini, kondisi debit air mulai naik lagi setelah dapat buangan air dari Bendung Klambu.
Petugas Operator dan Pemeliharaan (OP) Bendung Wilalung, Arsha Fany Putra Pradana, mengatakan, saat ini kondisi Bendung Wilalung berstatus siap atau berwarna hijau sejak tadi pagi, Jumat (5/4/2024). Dengan status siap per pukul 6.00 WIB, pihaknya kemudian melakukan pencatatan secara berkala setiap jam.
“Jadi mulai pukul 1.00 WIB, debit air dari buangan Bendung Klambu 302m³/detik. Lalu mulai naik kembali pukul 3.00 WIB dengan debit 304 m³/detik, setiap sejam ada kenaikan. Hingga pukul 6.00 sudah memasuki status siap, petugas kemudian mulai melakukan pencatatan,” bebernya.
Baca juga: Waspada, Kiriman Air Bendung Dumpil Bakal Sampai di Bendung Wilalung Dini Hari Nanti
Menurutnya, pada pukul 9.00 WIB, debit air semakin menunjukkan kenaikan, yaitu di angka 443.600m³/detik. Hal itu dikarenakan di daerah hulu masih diguyur hujan, baik dengan intensitas sedang maupun tinggi.
“Untuk trend saat ini setiap per jam menunjukkan kenaikan. Sementara untuk elevasi walking tanggul Bendung Wilalung per pukul 9.00 WIB 315 centimeter, dengan tinggi jagaan 115 centimeter,” ungkap warga Desa Medini, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus tersebut.
Arsha menjelaskan, bukaan pintu nomor 8 yang mengarah ke Sungai Juwana saat ini tinggal 15 centimeter dari kemarin 35 centimeter. Pengurangan bukaan pintu tersebut karena kemarin debit air sudah menunjukan trend turun.
Baca juga: Update Perbaikan Tanggul Sungai Wulan 4 April: Pancang Besi Mulai Terpasang
“Jadi untuk pengurangan bukaan pintu yang mengarah ke Sungai Juwana dilakukan tadi malam, pukul 20.00 WIB, karena debit sudah turun, sehingga pintu dioperasikan untuk pengurangan bukaan pintu,” jelasnya.
Sebagai informasi, debit air buangan Bendung Klambu saat ini semakin naik. Pada pukul 10.00 WIB debit air di angka 450m³/detik, pukul 11.00 WIB 455.400m³/detik, dan pukul 12.00 WIB 459m³/detik. Dengan diikuti elevasi walking tanggul di Bendung Wilalung pukul 12.00 WIB 301 centimeter dengan tinggi jagaan 101 centimeter.
Editor: Ahmad Muhlisin

