BETANEWS.ID, KUDUS – Jebolnya tanggul sungai Piji dan Dawe menyebabkan Kecamatan Mejobo terkepung banjir. Banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Kudus itu menyebabkan tjuh desa tergenang dengan warga terdampak mencapai ribuan kepala keluarga (KK).
Camat Mejobo, Moh Zaenuri, mengatakan, intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan dua sungai yang melintas di wilayah kerjanya meluap. Tak hanya itu, ada dua titik tanggul sungai yang juga jebol.
“Tanggul yang jebol yakni Sungai Piji di Desa Tenggeles dan Sungai Dawe di Desa Golantepus,” ujar Zaenuri saat ditemui kala meninjau banjir di Perempatan Mejobo, Kamis (14/3/2024).
Baca juga: Jalur Alternatif Kudus-Pati di Mejobo Tergenang Banjir Selutut, Banyak Motor Mogok
Akibatnya, lanjut Zaenuri, ada tujuh desa di Kecamatan Mejobo yang saat ini terdampak banjir, yaitu Desa Jojo, Tenggeles, Golantepus, Gulang, Temulus, Kesambi, dan Mejobo.
“Sementara warga yang terdampak banjir ada ribuan KK. Dengan ketinggian banjir antara 10 centimeter hingga 60 centimeter,” bebernya.
“Hingga saat ini belum ada yang mengungsi. Meski begitu kami siap siaga apabila ada warga yang perlu pengungsian,” lanjutnya.
Baca juga: Bendung Wilalung Berstatus Awas, Dibuka 10 Cm ke Arah Sungai Juwana
Untuk penanganan, lanjutnya, tanggul Sungai Piji di Desa Tenggeles sudah tertangani. Namun, untuk jangka panjang Sungai Piji dan Sungai Dawe perlu dilakukan normalisasi.
“Untuk jangka panjang, kami berharap agar Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Pemkab Kudus sesuai dengan kewenangannya melakukan normalisasi sungai, agar banjir tak akan terus terulang,” harapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

