BETANEWS.ID, PATI – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pati selama beberapa hari menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir. Bukan hanya permukiman warga, beberapa ruas jalan juga tergenang banjir.
Seperti halnya yang terjadi di ruas jalan alternatif Pati-Rembang, tepatnya di Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Pati. Di lokasi ini, jalan terendam banjir dengan ketinggian berkisar 50-60 centimeter.
Tak sedikit, sejumlah kendaraan roda dua terjebak banjir di lokasi tersebut. Pengendara motor terhalang genangan air yang membanjiri ruas jalan alternatif itu. Jika nekat melintasi jalan dalam kondisi banjir, kendaraan yang dibawa menjadi mogok.
Baca juga: Jalan Alternatif Pati-Rembang di Glonggong Jakenan Terendam Banjir hingga 2 Km
Seperti halnya yang dialami oleh Ferri. Kurir paket ini terpaksa harus mendorong kendaraannya cukup jauh karena mati mesin atau mogok.
“Mogok ini mas. Tadi mau lewat, tapi malah mati kena banjir. Ini tadi dorong dari sana, sekitar 50-an meter,” ujar Ferri sambil menunjuk arah awal motornya mogok, Kamis (14/3/2024).
Feri menjelaskan, genangan air hampir melebihi knalpot sepeda motor, sehingga menyebabkan mati mesin atau mogok.
Berdasarkan pantauan, banjir yang menggenangi ruas jalan itu mencapai sekitar dua kilometer dan menahan beberapa kendaraan. Bahkan, beberapa dari mereka harus putar balik mencari jalan lain untuk menuju arah Pati maupun Rembang. Beberapa di antaranya juga memanfaatkan jasa angkut sepeda motor menggunakan mobil pikap.
Baca juga: Kayen Langganan Banjir, Warga Minta Prabowo untuk Bisa Lakukan Ini
Sugeng, salah satu warga mengatakan, kondisi banjir yang menerjang jalur alternatif Pati-Rembang tersebut sudah terjadi sejak Rabu (13/3/2024) malam.
“Sudah tadi malam ini. Ya karena efek hujan dari kemarin. Curah hujannya tinggi, sehingga menyebabkan banjir,” ujarnya.
Ia menyebut, banjir yang menggenangi jalur alternatif tersebut juga dikarenakan adanya luapan Sungai Glonggong atau Sungai Silugonggo.
Editor: Ahmad Muhlisin

