31 C
Kudus
Sabtu, April 13, 2024

Jalan Alternatif Pati-Rembang di Glonggong Jakenan Terendam Banjir hingga 2 Km

BETANEWS.ID, PATI – Hujan yang tak kunjung reda mengguyur wilayah Kabupaten Pati, mengakibatkan sejumlah daerah terdampak banjir, Kamis (14/3/2024). Salah satunya adalah jalan alternatif Pati-Rembang, atau tepatnya di ruas jalan Desa Tondomulyo hingga Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Pati.

Ketinggian air di ruas jalan yang tergenang sepanjang krang lebih 2 kilometer itu berkisar 50 hingga 60 centimeter. Beberapa rumah warga maupun toko yang berada di pinggiran jalan juga terendam banjir.

Seorang warga menuntun sepeda motornya yang mogok setelah menerjang banjir di Glonggong, Jakenan, Kamis (14/3/2024). Foto: Kholistiono

Salah satu warga, Sugeng, mengatakan, kondisi banjir yang menerjang jalur alternatif Pati-Rembang tersebut sudah terjadi sejak Rabu (13/3/2024) malam.

Baca juga: Hujan Deras Guyur Pati Selatan, Wilayah Kayen Terendam Banjir, Begini Penampakannya

“Sudah tadi malam ini. Ya karena efek hujan dari kemarin. Curah hujannya tinggi, sehingga menyebabkan banjir,” ujarnya.

Ia menyebut, banjir yang menggenangi jalur alternatif tersebut juga dikarenakan adanya luapan Sungai Glonggong atau Sungai Silugonggo.

Terendamnya jalur alternatif itu, juga mengakibatkan beberapa pengendara kendaraan roda dua harus putar balik. Beberapa yang nekat melintas, ada pula yang tampak mogok.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya, mengatakan, setidaknya ada enam kecamatan yang terdampak banjir pada hari ini, yaitu Kecamatan Jakenan, Kayen, Tambakromo, Batangan, Juwana, dan Tayu.

Baca juga: Pj Bupati Pati Akui Penanganan Banjir di Depan RSUD Kayen Agak Sulit Karena Faktor Ini

Permukiman warga, jalan hingga lahan pertanian di lima kecamatan itu juga kondisinya tergenang banjir. Namun, pihaknya belum mendata jumlah pasti rumah warga yang terdampak maupun kerugian atas banjir tersebut.

”Daerah yang tergenang banjir di Kecamatan Kayen, Juwana, Jakenan, Batangan dan Tayu. Kami masih melakukan pendataan jumlah desa yang terdampak,” ujar Martinus.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER