31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Kayen Langganan Banjir, Warga Minta Prabowo untuk Bisa Lakukan Ini

BETANEWS.ID, PATI – Pusat ibu kota Kecamatan Kayen kembali diterjang banjir bandang pada Rabu (13/3/2024). Kondisi seperti ini dalam beberapa tahun terakhir terus berulang setiap musim hujan.

Akibat banjir bandang tersebut, arus lalu lintas dari arah Pati menuju Purwodadi maupun sebaliknya tersendat karena adanya genangan banjir. Sejumlah kendaraan roda dua terpaksa harus putar balik karena tak berani melewati genangan banjir tersebut. Namun, ada pula kendaraan roda empat yang nekat menerobos.

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Pati Selatan, Wilayah Kayen Terendam Banjir, Begini Penampakannya

-Advertisement-

Banjir mulai terasa di selatan SPBU Kayen. Air menggenangi jalan tersebut ke selatan ke arah Purwodadi sepanjang ratusan meter. Lokasi terparah berada di depan Gapura RSUD Kayen.

Bahkan sejumlah nakes maupun warga yang akan menuju RSUD Kayen harus diangkut menggunakan perahu yang telah disiapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati.

Selain mengangkut warga yang ingin menuju RSUD Kayen, perahu itu juga digunakan untuk mengangkut warga yang tidak bisa menerjang banjir. 

Salah satu warga yang memanfaatkan perahu itu yakni Sumitro. Warga Desa Beketel, Kecamatan Kayen itu terpaksa menerjang banjir pakai perahu karet karena kendaraannya tidak bisa menembus banjir. 

”Saya mau pulang dari Kayen ke Pegunungan Kendeng. Karena kendaraan motor ndak bisa lewat dan memang aksesnya hanya jalan di depan RSUD Kayen. Motornya saya tinggal,” ujar Sumitro, Rabu (13/3/2024).

Terkait dengan kondisi banjir tersebut, ia pun berharap kepada Presiden terpilih yakni Prabowo Subianto agar nantinya setelah dilantik bisa membangun jalan yang lebih bagus.

“Yo mugo-mugo presidene yang baru Pak Prabowo, nanti bisa mbangun jalan yang lebih baik,” ungkapnya.

Baca Juga: Akses ke RSUD Kayen Tergenang Banjir, Nakes dan Warga Diangkut Gunakan Perahu

Sementara itu, Kalakhar BPBD Pati M Budi Prasetyo menyampaikan, selain karena curah hujan yang deras, banjir bandang di Kayen tersebut juga disebabkan di kawasan Pegunungan Kendeng yang kondisinya gundul.

“Beralihnya fungsi hutan lindung menjadi tanaman semusim, terutama jagung. Kemudian adanya aktivitas galian C juga memperparah tangkapan air,” sebutnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER