Tak Punya Modal dan Harus Pinjam Pinjol, Cerita Malzum Rintis Usaha Gohyong

BETANEWS.ID, PATI – Lelaki itu tampak sibuk menggoreng Gohyong di dua teflon yang diletakkan di gerobak motor. Kebetulan, saat itu pembeli terlihat banyak yang mengantre. Sehingga, ia yang dibantu istrinya harus cekatan untuk melayani pembeli yang datang.

Sambil menggoreng, ia pun terlihat memotong Gohyong yang masih berbentuk bulatan seperti lontong atau rolade. Sesekali, ia pun menyapa pembeli yang datang ke tempat jualannya yang berada di jembatan Utara Pasar Puri Pati.

Pria bernama Malzum itu pun bercerita, berjualan Gohyong baru sekitar satu bulan. Meski begitu, dagangannya laris manis diserbu pembeli. Awalnya ia terinspirasi salah seorang penjual Gohyong yang ada di Yogyakarta. Di sana, sang penjual menggunakan sepeda motor.

-Advertisement-

Baca juga: Nyobain Gohyong, Jajanan Pinggir Jalan yang Lagi Viral di Pati

“Tapi masih bagus motorku lah. Kalau yang di Jogja itu itu pakai Astrea atau apa ya, punya saya kan Jupiter,” canda Malzum, beberapa waktu lalu.

Melihat hal itu, ia pun tergerak untuk ikut berjualan Gohyong juga. Namun, dirinya bingung, karena tidak ada modal ketika itu. Malzum akhirnya putar otak, agar bisa memulai berjualan Gohyong. Ia kemudian nekat untuk meminjam uang dari jasa pinjaman online (Pinjol).

“Karena tidak punya modal, ya, akhirnya saya pinjam Pinjol Rp900 ribu. Saya pinjam lebih nggak di-Acc,” ucapnya.

Setelah pinjaman itu cair, ia pun langsung memulai usaha jualan Gohyong. Modal itu, katanya, untuk membeli bahan-bahannya saja. Sedangkan gerobak untuk di motor, katanya ia sudah punya dan tinggal pakai.

Baca juga: Mencicipi Pukis Mas Iwan di Dekat Museum Kretek yang Laku hingga 800 Biji Sehari 

Dengan resep yang telah dipelajarinya, ia pun memberanikan diri menjual Gohyong, yang menurutnya pertama ada di Pati.

“Saya kemudian mangkal di Jembatan Puri ini, dan alhamdulillah ramai. Apalagi banyak yang upload ke media sosial,” katanya.

Sehari, katanya ia bisa menghabiskan sekitar 200 porsi Gohyong. Untuk satu porsi, ia jual Rp10 ribu dengan isi 6 potong.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER