31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Diguyur Hujan Semalaman, Permukiman Warga di Sowan Lor Jepara Terendam Banjir

BETANEWS.ID, JEPARA – Hujan yang mengguyur Kabupaten Jepara sejak Jum’at (8/3/2024) malam hingga Sabtu (9/3/2024) mengakibatkan banjir di beberapa titik, salah satunya di Desa Sowan Lor, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara.

Suyati (30), warga Rt 12/Rw 4, Desa Sowan Lor bercerita banjir mulai menggenangi jalan premukiman warga sekitar pukul 07.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 08.00 WIB air mulai masuk ke dalam rumah dengan ketinggian sekitar 20 cm.

Baca Juga: Jika Tidak Segera Ditangani, Status DBD Jepara Dapat Meningkat Jadi KLB

-Advertisement-

“Cuma tadi sekitar jam 12 siang air yang di dalam rumah mulai surut, udah nyicil dibersihkan juga. Surut yang di dalam, tapi yang di sekeliling masih banjir,” katanya pada Sabtu (9/3/2024) saat ditemui di kediamannya.

Dengan kondisi cuaca yang masih diguyur hujan, ia berharap air tidak kembali masuk ke dalam rumah. “Semoga ngga masuk lagi, nanti malam malah ngga bisa tidur,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa terjadinya banjir diperkirakan karena meluapnya sungai yang berada di dekat pemukiman warga. Namun kondisi tersebut menurutnya tidak terjadi setiap tahun. Banjir terakhir kali terjadi di daerah tersebut menurutnya sekitar sepuluh tahun yang lalu.

“Mungkin karena hujan dari semalam sampai fajar tadi kan deras banget, terus air sungainya jadi meluap,” katanya.

Berdasarkan pantauan, tidak semua rumah tergenang air. Rata-rata bagian depan bangunan rumah di sekitar lokasi tersebut juga dibangun lebih tinggi.

Wanto (42), warga Rt 12/Rw 4, Desa Sowan Lor yang rumahnya juga tergenang air mengatakan bahwa ketinggian air sempat mencapai satu meter sehingga masuk ke dalam rumah. Namun sekitar pukul 14.30 air di dalam rumahnya mulai surut. Tetapi kondisi dapurnya yang memiliki permukaan lebih rendah daripada bagian dalam rumah terlihat masih digenangi air.

“Ini yang di dalam rumah sudah surut, tapi yang di depan belum, biasanya 3-4 hari itu baru surut,” katanya.

Baca Juga: Bukan Fogging, Pencegahan DBD Lebih Optimal Melalui PSN

Ke depan, ia berharap agar Pemerintah Desa dapat membangun aliran air agar ketika sungai meluap airnya tidak menggenangi pemukiman warga.

“Ini kan karena air sungai ini meluap, tadi di Jalan Raya Bugel-Pecangaan kan juga tergenang air. Harapannya agar dibikin selokan kecil biar airnya bisa ngalir,” ujarnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER