BETANEWS.ID, DEMAK – Banjir yang merendam wilayah Karanganyar, Demak sudah surut di sebagian besar wilayah. Meski begitu, masih ada warga yang bertahan di pengungsian.
Mereka yang masih bertahan adalah korban banjir yang berasal dari Kelurahan Wonorejo, Karanganyar, Demak. Salah satu yang masih bertahan adalah Suharno (52).
Baca Juga: Untuk Korban Banjir Demak, LKP Dimy Motor Gelar Servis Gratis sampai Jumat, Ini Lokasinya
Warga asal Kedungbanteng RT 06/ RW 03 Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Demak tersebut mengungsi sejak Jumat (09/2/2024) lalu.
Suharno dan beberapa warga lain tertahan di posko karena tempat tinggal mereka hingga saat ini masih terendam air.
Dia menuturkan baru dievakuasi ke pengungsian di Ngemplik Wetan, Demak setelah satu hari satu malam bertahan di rumah warga yang saat itu belum terkena banjir.
“Kamis sore saya dan keluarga masih bertahan di rumah warga yang belum banjir tapi, ternyata air datang makin cepat dan terus naik hingga ke rumah-rumah lainnya. Hingga akhirnya terjebak di air banjir satu malam tanpa makan dan penerangan,” ujar Suharno.
Dia melanjutkan, karena membutuhkan pertolongan Suharno dan anaknya nekat berjalan menyusuri banjir demi mendapat bantuan dari tim SAR.
Setelah kurang lebih 1,5 kilometer berjalan dengan menggunakan gethek bambu yang saat itu membawa salah seorang putra kecilnya. Suharno dan keluarganya ditemukan oleh tim SAR dan dibawa ke pengungsian sekitar Jumat sore.
“Setelah bertemu tim SAR saya bilang kalau dipermukiman sana masih banyak warga yang tidak mengungsi dan butuh bantuan. Akhirnya, tim SAR dikerahkan kesana,” bebernya.
Baca Juga: Aset Tak Ada yang Terselamatkan saat Banjir, SDN 1 Wonoketingal Merugi Ratusan Juta
Sementara itu, hingga saat ini ketinggian banjir yang merendam wilayahnya saat ini tinggal 20 centimeter.
“Memang sebelumnya sudah pernah banjir tapi banjir hujan pada tahun 2018 lalu dan tidak separah ini. Harapannya semoga banjirnya cepat surut dan bisa kembali ke rumah,” tutur Suharno.
Editor: Haikal Rosyada

