BETANEWS.ID, DEMAK – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono akan menepati janjinya menormalisasi Sungai Wulan. Januari 2023 lalu saat banjir melanda Kabupaten Kudus, Basuki pernah berjanji akan menormalisasi sungai. Namun, sebelum janji itu terwujud, tanggul Sungai Wulan jebol dan menerjang Kabupaten Demak.
Menurut Basuki, rencananya proyek ini akan dimulai April 2024 dengan anggaran Rp1,4 triliun. Proyek ini akan dimulai dari Bendung Wilalung sepanjang 20 kilometer.

“Progres normalisasi Sungai Wulan sudah tender dan tanda tangan kontrak. Pengerjaan akan dimulai April tahun ini,” ujar Basuki usai meninjau penambalan tanggul Sungai Wulan, Senin (12/2/2024).
Baca juga: Tinjau Banjir Demak, Menteri PUPR Basuki Targetkan Penambalan Tanggul Sungai Wulan Kelar 3 Hari
Sementara untuk target selesai, Basuki mengaku butuh waktu lama dan kemungkinan proyek akan berlangsung multi year.
“Normalisasi sungai sepanjang 20 kilometer. Jadi kemungkinan selesainya dan penggunaan anggarannya adalah multi year,” jelasnya.
Apabila sudah selesai dinormalisasi, tutur Basuki, daya tampung Sungai Wulan tentu akan bertambah kurang lebih 40 persen dari sekarang.
“Tentu akan meningkat kapasitas setelah dinormalisasi. Sehingga, tentu akan mencegah terjadinya banjir di Kudus dan sekitarnya,” imbuh Basuki.
Baca juga: Sempat Surut, Banjir Demak Naik Lagi 50 Cm, Warga Kembali Waswas
Selain normalisasi, janji Basuki untuk penambahan kapasitas pompa polder penyedot banjir di DUkuh Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, juga sudah berjalan.
“Saat ini untuk proses penambahan kapasitas pompa polder penyedot banjir di Tanggulangin, Kudus sudah berjalan. Tapi, sementara dialihkan untuk menambal tanggul Sungai Wulan di Karanganyar, Demak yang mengakibatkan banjir,” ungkapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

