Jalan Pasuruan-Lor – Kencing Kudus Diperlebar dan Ditinggikan, Anggaran Rp 3,9 M

BETANEWS.ID, KUDUS – Ruas Jalan Pasuruan Lor – Kecing, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus dilakukan pelebaran dan peninggian. Pekerjaan infrastruktur yang menelan anggaran kurang lebih Rp 3,9 miliar tersebut dimaksutkan untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara motor maupun mobil.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Supriyadi, mengatakan penanganan jalan dilakukan sepanjang sekitar 1,8 kilometer. Dari kondisi sebelumnya yang rata-rata memiliki lebar sekitar 4 meter, jalan tersebut akan diperlebar hingga mencapai sekitar 6 meter.

“Pekerjaan tersebut total menelan anggaran kurang lebih sebesar Rp 3,9 miliar. Anggaran bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT),” ujar Supriyadi di lokasi, Kamis (20/8/2026).

-Advertisement-

Dia menuturkan, ruas Jalan Pasuruan Lor – Kencing ditinggikan dengan ketinggian bervariasi dari elevasi jalan lama. Ada yang 85 sentimeter hingga satu meter.

“Ruas jalan ini juga sering terdampak banjir. Semoga dengan adanya proyek peninggian ini nantinya tak lagi kebanjiran dan pengendara juga lebih nyaman,” bebernya.

Baca juga : Genting Bekas SD 1 Getasrabi Jadi Sorotan, Disdikpora Kudus Pastikan Kini Diganti Baru

Dari total panjang jalan 1,8 kilometer yang dibangun, ungkapnya, sepanjang 200 meter nantinya dilakukan betonisasi dengan rangka tulang tunggal. Lebar jalan beton enam meter dan ketebalan beton 20 sentimeter.

“Sementara sisanya juga dilakukan pelebaran antara satu meter hingga satu setengah meter. Jadi rata-rata lebar ruas Jalan Pasuruan Lor – Kencing nantinya enam meter,” jelasnya.

Dia menuturkan, selama ini warga mengeluhkan ruas Jalan Pasuruan Lor – Kencing terlalu sempit. Sehingg sulit digunakan simpangan kendaraan roda empat.

“Bahkan beberapa kali ada kendaraan roda empat yang rodanya sebagian masuk selokan, karena menghindari kendaraan lain,” ungkapnya.

Selain peninggian dan pelebaran jalan, lanjutnya, di lokasi yang sama juga ada pekerjaan peninggian talut sepanjang 300 meter. Peninggian talut dimaksutkan sebagai penopang jalan baru.

“Untuk pelaksanaan, pekerjaan ini dimulai pada awal Agustus dan memiliki masa pelaksanaan sekitar empat bulan. Dengan demikian, proyek tersebut ditargetkan rampung sekitar November 2026. Setelah selesai, jalan diharapkan lebih lebar, lebih landai dan lebih aman bagi kendaraan yang melintas, terutama saat terjadi perpapasan di ruas yang sebelumnya hanya memiliki lebar sekitar 4 meter,” sebutnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER