Pembongkaran Stadion Wergu Wetan Ditarget Rampung Akhir Juli

BETANEWS.ID, KUDUS – Proses pembongkaran Stadion Wergu Wetan ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026. Percepatan dilakukan agar pembangunan stadion baru dapat segera dimulai setelah proses lelang konstruksi ditetapkan.

Untuk diketahui, pembongkaran Stadion Wergu Wetan mulai dilaksanakan pada Minggu (5/7/2026). Pembongkaran tersebut dilakukan sebagai bagian dari renovasi total untuk membangun stadion baru berstandar AFC oleh Pemerintah Pusat.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Marinda Agustina, mengatakan pembongkaran saat ini terus dipantau secara berkala. Sesuai arahan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), bangunan stadion harus dibongkar hingga bersih sampai ke pondasi.

-Advertisement-

“Target pembongkaran sampai akhir Juli. Keinginan dari Kementerian PUPR, pembongkaran dilakukan sampai pondasi bersih. Jadi ketika pemenang lelang konstruksi sudah ditetapkan, pembangunan bisa langsung dilaksanakan,” bebernya.

Menurut Marinda, progres pembongkaran stadion akan dievaluasi setiap pekan. Apabila hingga batas waktu yang ditentukan pekerjaan belum selesai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus akan memberikan surat teguran kepada pelaksana.

“Kalau sampai target waktu belum selesai, kami akan memberikan surat peringatan. Setelah itu akan dilakukan rapat koordinasi untuk menentukan langkah yang akan ditempuh selanjutnya,” katanya.

Selain mengejar target penyelesaian, Pemkab juga memperketat pengawasan terhadap keselamatan kerja. Bahkan, pihaknya sempat turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan adanya pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD).

Baca juga : Pemenang Wanprestasi, Pembongkaran Stadion Wergu Wetan Bakal Dilelang Ulang

“Hari ini kami mendapat informasi ada pekerja yang tidak memakai APD. Kami langsung ke lokasi dan sudah kami komunikasikan dengan pihak pemenang lelang agar seluruh pekerja menggunakan APD sesuai ketentuan,” jelasnya.

Ia menuturkan, apabila pembongkaran nantinya belum sepenuhnya mencapai pondasi, tidak ada sanksi khusus yang diberikan. Namun, pekerjaan akan terus dievaluasi melalui peninjauan rutin hingga proses pembongkaran benar-benar selesai.

“Kalau tidak sampai pondasi tidak ada sanksi, tetapi setiap minggu tetap kami lakukan review sampai pekerjaan selesai,” terangnya.

Untuk mempercepat proses pembongkaran, Pemkab Kudus juga telah meminta pihak pelaksana menambah tenaga kerja dan peralatan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar pembangunan stadion baru tidak mengalami keterlambatan.

“Kami sudah berkoordinasi agar ada penambahan SDM dan peralatan. Harapannya pekerjaan pembongkaran bisa lebih cepat. Bahkan kami juga meminta salah satu bagian diselesaikan lebih dahulu, sehingga ketika pemenang lelang konstruksi sudah ada, pembangunan stadion dapat langsung berjalan secara bertahap,” imbuhnya.

Sebagai informasi, nilai lelang pembongkaran stadion tersebut mencapai Rp994,3 juta. Nilai tersebut menurun drastis dibandingkan penawaran lelang sebelumnya yang mencapai Rp3 miliar.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER