Gelar MKP Batch 1, MWC NU Dawe Bakal Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga

BETANEWS.ID, KUDUS – Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PCNU Kabupaten Kudus bersama MWC NU Dawe menyelenggarakan Madrasah Kader Pertanian (MKP) Batch 1 di Gedung MWC NU Kecamatan Dawe, Sabtu (18/7/2026). Pertemuan perdana itu mengusung tema “Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah untuk Ketahanan Pangan Keluarga.”

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi penguatan kapasitas kader NU di bidang pertanian, khususnya dalam pemanfaatan lahan terbatas untuk ketahanan pangan keluarga. Peserta MKP Batch 1 di MWC NU Dawe kali ini berasal dari unsur Banser, Fatayat NU, guru, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Dawe. Semangat kolaborasi lintas badan otonom (banom) ini menjadi modal penting sebagai penggerak program pertanian berbasis warga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Fraksi NasDem, Akhwan Sukandar, sebagai keynote speaker. Sementara materi disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PCNU Kabupaten Kudus, Ahmad Amin Mustafid.

-Advertisement-

Dalam penyampaiannya, Amin menekankan bahwa pekarangan rumah dapat menjadi sumber pangan, tanaman obat, sekaligus memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat di Kecamatan Dawe lebih aktif memanfaatkan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.

“Jadi sumber pangan bisa dibuat di lahan yang kosong dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Ketika harga bahan pokok melambung, kita terbebani dengan hal itu dan bisa mengambil hasil panen di pekarangan rumah,” jelasnya.

Baca juga : Bupati Kudus Lepas Ratusan Siswa dan Guru Tukar Sekolah, Target Hapus Kesenjangan Sekolah Favorit

Diskusi berlangsung interaktif. Beberapa peserta aktif bertanya mengenai racikan media tanam yang cocok untuk budidaya dalam polibag agar tanaman lebih subur dan penggunaan lahan lebih efisien. Selain itu, muncul usulan dari peserta agar diadakan pelatihan lanjutan khusus budidaya cabai jawa sebagai komoditas unggulan yang bernilai ekonomi tinggi di wilayah Dawe.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Akhwan Sukandar, mengapresiasi langkah panitia dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia mendorong agar kader NU menjadi pelopor pertanian urban dan pengembangan pekarangan produktif.

“Kita tahu krisis pangan dimulai dari rumah. Kalau setiap rumah di Kecamatan Dawe punya 10 polibag sayur, itu sudah luar biasa untuk mendukung ketahanan keluarga dan desa,” tegasnya.

Ia juga menyatakan siap mendukung program yang akan dilaksanakan LPP PCNU melalui sinergi dengan kebijakan pemerintah daerah. Menurutnya, program tersebut sangat positif, terutama dalam upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER