BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris memimpin pendakian menuju Puncak 29 Gunung Muria bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kudus dan masyarakat, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari penerapan prosedur pendakian yang aman.
Sam’ani, yang didampingi istrinya, Endhah Endhayani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar mendaki gunung, tetapi juga mengajak masyarakat untuk mencintai alam dan menjaga kelestarian kawasan wisata.
“Ini asli kita naik jalan kaki sampai puncak. Mari kita jaga ciptaan Tuhan yang luar biasa ini, jaga kebersihan, keindahan, dan lingkungannya,” ujar Sam’ani.
Ia mengatakan potensi wisata alam di Kabupaten Kudus harus terus dikembangkan melalui berbagai aktivitas, mulai dari olahraga hingga wisata alam. Menurutnya, pengembangan destinasi harus dibarengi dengan kesadaran seluruh pengunjung untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Selain memberikan dampak terhadap sektor pariwisata, aktivitas pendakian juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran para pendaki membuka peluang usaha bagi pemilik warung maupun pelaku UMKM di sepanjang jalur pendakian.
“Semakin banyak wisatawan datang, semakin besar pula interaksi ekonomi masyarakat melalui warung-warung yang ada,” katanya.
Sam’ani juga mengungkapkan pemerintah akan terus mendorong pengembangan desa wisata, termasuk membuka akses jalan agar kendaraan berukuran besar lebih mudah menjangkau kawasan wisata.
Menurutnya, akses yang baik menjadi salah satu faktor penting untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara datang ke Kabupaten Kudus.
Di sisi lain, ia menilai aspek keselamatan pendakian juga perlu diperkuat. Ke depan, pemerintah akan mengkaji penerapan protokol pendakian yang lebih baik, termasuk penggunaan gelang berteknologi GPS agar memudahkan proses pencarian apabila ada pendaki yang tersesat.
“Infrastruktur dan manajemen pendakian harus terus diperbaiki agar wisata alam di Kudus semakin aman dan nyaman,” ungkapnya.
Sam’ani menyebut Kabupaten Kudus memiliki banyak destinasi pendakian, seperti Puncak 29, Natas Angin, Argo Jembangan, Argo Pilaoso, hingga Songgo Langit yang layak terus dikembangkan tanpa merusak kelestarian lingkungan.
Editor: Kholistiono

