Wiwit Berencana Jadikan Jepara Kota Investasi Pariwisata

BETANEWS.ID, JEPARA – Bupati Jepara, Witiarso Utomo, berencana memperluas sektor investasi di Kabupaten Jepara. Ia ingin agar investasi tidak hanya berfokus pada bidang manufaktur, tetapi juga merambah sektor pariwisata.

Sebagaimana diketahui, saat ini banyak industri manufaktur asal Jepang, Korea, dan Tiongkok yang telah mendirikan pabrik di Jepara.

Sebagai daerah yang memiliki bentang alam pegunungan di wilayah lereng Gunung Muria hingga kawasan pesisir, potensi wisata di Jepara dinilai cukup besar. Termasuk di antaranya Pulau Karimunjawa yang menjadi magnet bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

-Advertisement-

Dari berbagai potensi tersebut, Wiwit menilai tidak akan sulit untuk menawarkan sektor pariwisata Jepara kepada investor.

“Secara potensi, Jepara luar biasa. Dukungan sumber daya alam dan sumber daya manusia juga cukup baik, sehingga mudah menjual Jepara untuk menjadi destinasi wisata,” kata Wiwit saat ditemui usai rapat paripurna di Kantor DPRD Jepara, Senin (21/6/2026).

Untuk merealisasikan hal tersebut, Wiwit menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang menyusun roadmap pariwisata di Jepara, termasuk potensi apa saja yang dapat dikerjakan oleh calon investor.

Baca juga : Jepara Masuk Prioritas Pembangunan SNT, Ini Bedanya dengan Sekolah Rakyat

Ia juga telah menginstruksikan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk melakukan jemput bola dalam menawarkan potensi investasi di Jepara kepada calon investor.

Upaya tersebut dilakukan salah satunya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jepara. Gagasan itu muncul setelah dirinya melakukan studi banding ke berbagai daerah yang berhasil mengembangkan sektor pariwisata.

“Jepara ke depan akan kita fokuskan untuk jualan pariwisata. Sudah saya arahkan ke DPMPTSP, sekarang tidak hanya mencatat investasi, tetapi juga jemput bola untuk investasi di sektor pariwisata,” ungkap Wiwit.

Dari sisi kebijakan, Wiwit menyebut mulai tahun 2027 perbaikan infrastruktur di Jepara akan diarahkan pada jalan-jalan yang menjadi akses menuju lokasi wisata, baik yang dikelola pemerintah daerah maupun desa.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, mengatakan di tengah menurunnya PAD akibat berkurangnya dana transfer dari pusat, penguatan sektor pariwisata dapat menjadi salah satu solusi.

Menurutnya, pengembangan pariwisata juga akan memberikan dampak positif pada sektor lain, seperti perhotelan, penginapan, hingga restoran.

“Ide atau kebijakan untuk meningkatkan sektor pariwisata di Jepara akan selalu kami dukung,” pungkasnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER