BETANEWS.ID, KUDUS – Kepolisian Resor Kudus meningkatkan pengawasan di sejumlah titik jasa penukaran uang menjelang Hari Raya Idulfitri. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi peredaran uang palsu yang rawan terjadi saat aktivitas transaksi tunai meningkat.
Patroli digelar di beberapa lokasi yang setiap tahun menjadi pusat jasa penukaran uang baru, seperti kawasan Jalan Sunan Kudus hingga Alun-Alun Simpang Tujuh. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan menjaga situasi tetap aman sekaligus meminimalkan peluang beredarnya uang palsu di tengah masyarakat.
Kasat Samapta Polres Kudus AKP Noor Alifi mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif guna memberikan rasa aman bagi warga yang melakukan penukaran uang.
“Kami melakukan patroli sekaligus pemantauan langsung di lapangan. Tujuannya untuk mengantisipasi peredaran uang palsu serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada,” ujar AKP Alifi belum lama ini.
Dari hasil pengecekan sementara, lanjutnya, petugas belum menemukan indikasi adanya uang palsu di lokasi jasa penukaran yang dipantau. Meski demikian, pihak kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan karena transaksi uang tunai biasanya melonjak menjelang Lebaran.
Baca juga: Imajinasi Reformasi Jilid-ll Menggema di UMK, Ratusan Mahasiswa Antusias Ikut Diskusi
AKP Alifi juga mengingatkan masyarakat untuk memahami cara sederhana mengenali keaslian uang melalui metode 3D. Yakni dilihat, diraba, dan diterawang.
“Cara tersebut dapat membantu masyarakat memastikan ciri-ciri keamanan pada uang rupiah,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, para pelaku jasa penukaran uang untuk lebih berhati-hati karena aktivitas mereka memiliki potensi kerawanan cukup tinggi. Hal ini disebabkan transaksi yang dilakukan umumnya melibatkan uang tunai dalam jumlah besar.
“Untuk mendukung keamanan, Polres Kudus juga menyediakan layanan pengawalan gratis bagi pelaku usaha penukaran uang. Masyarakat yang membutuhkan pengamanan dapat menghubungi petugas di pos polisi terdekat atau melalui layanan darurat 110,” imbuhnya.
Salah satu penyedia jasa penukar uang yakni, Wulan Novianti mengaku senang ada patroli dari Polres Kudus. Menurutnya, tindakan tersebut bisa memberikan rasa aman bagi dirinya dan pelaku usaha lain.
“Tadi uang kami dicek untuk.memastikan tak ada yang palsu. Kami tadi juga diimbau, kalau butuh pengamanan atau bantuan untuk menghubungi 110 atau pos polisi terdekat,” ujarnya.
Editor: Kholistiono

