Segera Hadir, Fakultas Ilmu Gizi Jadi Wajah Baru Transformasi UIN Sunan Kudus

BETANEWS.ID,KUDUS-Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus terus berupaya mengembangkan kampus pascatransformasi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Penguatan kelembagaan, peningkatan mutu akademik, hingga perluasan program studi menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan daya saing di tingkat nasional dan internasional.

Rektor UIN Sunan Kudus, Abdurrahman Kasdi mengatakan, bahwa secara kelembagaan, UIN Sunan Kudus telah berada pada posisi yang kuat. Namun, pengembangan kampus tetap dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas institusi terus meningkat.

“Secara kelembagaan, kita sudah unggul, tetapi kami terus berupaya meningkatkan pemeringkatan kampus agar bisa naik, baik di level nasional maupun internasional,” ujarnya .

-Advertisement-

Menurutnya, pengembangan kampus tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan sistem dan layanan akademik. Ia mengibaratkan, UIN Sunan Kudus sebagai bangunan yang sudah kokoh, namun perlu dilengkapi dengan ornamen dan aksesoris penunjang di dalamnya.

Sebagai bagian dari penguatan tersebut, UIN Sunan Kudus akan membuka Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) agar mahasiswa yang lulus memiliki sertifikasi keahlian sesuai bidangnya.

Baca juga : Pagi Ijab Sah, Siang Dapat Ijazah, Momen Mahasiswi UIN Kudus Dobel Bahagia Dalam Sehari

Selain itu, kampus juga menyiapkan berbagai unit pendukung, seperti pusat pengembangan akademik, pusat karier, serta kewirausahaan bagi mahasiswa.

“Lulusan tidak cukup hanya kuat secara akademik, tetapi juga harus memiliki kompetensi tambahan yang diakui secara profesional. nantinya mereka juga akan memiliki sertifikasi tertentu,” jelasnya.

Pengembangan juga dilakukan melalui penambahan fakultas dan program studi. Saat ini, UIN Sunan Kudus memiliki lima fakultas dengan total 27 program studi jenjang sarjana (S1), enam program studi magister (S2), dan tiga program studi doktoral (S3).

Pada tahun ini, UIN Sunan Kudus membuka dua program studi baru, yakni Program Studi Hukum Tata Negara (S1) di Fakultas Syariah serta Program Doktor (S3) Ilmu Syariah dan Dakwah. Ke depan, kampus juga merencanakan pembukaan Program Studi Ilmu Gizi dan Ilmu Psikologi, dengan penguatan terlebih dahulu pada rumpun sains dan teknologi (Saintek).

Selain pengembangan akademik, UIN Sunan Kudus juga terus memperluas dukungan bagi mahasiswa melalui berbagai skema beasiswa, mulai dari KIP Kuliah, beasiswa prestasi, tahfidz, hingga kerja sama dengan Bank Indonesia, BSI, dan pemerintah daerah.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER