Tanggul Sungai Wulan di Undaan Lor Sleding 20 Meter

BETANEWS.ID, KUDUS – Tanggul Sungai Wulan yang berada di wilayah Desa Undaan Lor, tepatnya sebelah Punden Mbah Tirto mengalami sleding atau pergeseran.

Kepala Desa Undaan Lor, Nurul Qomar menyampaikan, bahwa tanggul mengalami pergeseran tanah sejak Senin (12/1/2026) kemarin. Menurutnya, sleding terjadi karena tingginya curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. 

Baca juga: Longsor Menawan Makan Korban, Bupati Kudus Turun ke Lokasi Bencana

-Advertisement-

“Untuk panjang tanggul yang terjadi sleding dengan panjang sekitar 30 meter, lebar 3 meter, dan anjlok ke bawah sekitar satu meter. Ini sangat berbahaya dan mengakibatkan bencana besar untuk Kecamatan Undaan dan sekitarnya kalau tak secepatnya dilakukan perbaikan,” bebernya, Rabu (14/1/2026).

Untuk itu pihaknya berharap agar segera ada penanganan yang dilakukan untuk perbaikan tanggul yang terjadi sleding tersebut. Pihaknya mengaku telah melaporkan ke Pemerintah Kecamatan Undaan untuk bisa dikoordinasikan dengan pihak terkait, supaya bisa mendapat penanganan secepatnya.

“Informasinya hari ini sudah dilakukan penanganan. Terimakasih sekali karena telah merespon aduan dengan cepat, sehingga ke depannya bisa memberikan rasa aman untuk masyarakat,” ungkapnya. 

Camat Undaan, Arif Budiyanto melalui Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Undaan, M Safruddin menjelaskan, bahwa untuk tanggul sleding yang terjadi, hari ini Rabu (14/1/2026) mulai dilakukan penanganan oleh pihak terkait.

“Kemarin kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak berwenang (BBWS Pemali Juwana) dan hari ini sudah dilakukan penanganan dengan menggunakan alat berat. Semua dikerjakan oleh BBWS, jadi pihak desa hanya memfasilitasi tenaga, dalam hal ini Destana jika diperlukan,” ungkapnya usai melakukan Rapat Koordinasi bersama instansi dan kepala desa di Kecamatan Undaan. 

Sementara itu, Direksi Lapangan Sungai Pantai pada BBWS Pemali Juwana, Nisar Suci Raharjo menegaskan, bahwa pihaknya saat ini sudah melakukan penanganan terhadap tanggul yang sledind tersebut. Penanganan itu katanya mulai dilakukan hari ini dengan menggunakan alat berat.

Baca juga: Bikin Haru, Warga Kesambi Kudus ini Gelar Pernikahan di Tengah Banjir

“Alat kemarin sudah tiba, dan hari ini sudah kami lakukan penanganan. Hari ini pengumpulan tanah sehingga yang mengalami sleding bisa tertutup,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (14/1/2026) sore.

Ia memperkirakan panjang tanggul sleding dengan panjang sekira 25 meter dan ketebalan 8 meter. Penanganan itu dilakukan dengan target tiga hari ke depan bisa rampung.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER