31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Sambangi Posko Bencana, Bupati Sam’ani Beri Bantuan Logistik

BETANEWS.ID, KUDUS – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menyambangi warganya yang berada di posko bencana, Selasa (13/1/2026). Dalam kunjungannya, Sam’ani juga membagikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Sam’ani menyambangi beberapa posko, diantaranya posko bencana Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati lalu di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo. 

Baca juga: Longsor Menawan Makan Korban, Bupati Kudus Turun ke Lokasi Bencana

-Advertisement-

Melihat warganya yang kelihatan kesusahan, Bupati Sam’ani bersama dengan sejumlah OPD datang dengan membawa logistik bantuan yang diperlukan sebagian warga. Ada selimut, makanan siap saji, matras, beras, dan lain sebagainya. 

Sam’ani juga sempat berbaur dengan masyarakat yang berada di posko bencana, MI Hidayatus Shibyan Desa Temulus. Bercanda dengan warga dan menggendong balita di sana. 

Bupati menyampaikan, ada dua posko yang didirikan untuk menampung warga terdampak banjir di Kudus.

“Terimasih kepada kades, Polsek Mejobo, dan semua yang terlibat dalam penanganan bencana. Semoga hujan reda dan banjir secepatnya bisa segera surut sehingga masyarakat bisa beraktifitas kembali,” bebernya.

Ia menyampaikan, kondisi para pengungsi di sana semua dalam keadaan baik. Apabila ada warga yang terindikasi sakit, nantinya ada pihak puskesmas yang terjun untuk mengecek kondisi pengungsi yang sakit. 

“Semoga tanggap darurat yang kami tetapkan mulai 12-19 Januari 2026 ini cepat selesai dan kondisi bisa pulih kembali seperti sedia kala. Kami mendorong Dinas PUPR Kudus untuk melakukan asesmen, bila ada jalan dan infratruktur yang rusak segera diperbaiki,” jelaasnya. 

Bupati memastikan, bahwa logistik bantuan saat ini masih aman untuk dibagikan kepada warga terdampak. Jika bantuan itu kurang, pihaknya akan meminta bantuan dari Pemerintah Jawa Tengah.

Salah satu pengungsi di Desa Temulus, Ngatono menuturkan bahwa pihaknya sudah mengungsi sejak tiga hari ini. Hal itu dikarenakan kondisi rumahnya yang masih terendam banjir dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter atau selutut orang dewasa. 

“Warga yang terdampak kurang lebih ada 47 rumah. Saat ini mereka mengungsi di sini dan ada juga yang mrngungsi di rumah kerabatnya. Pengungsian di sini nyaman karena ada dapur umumnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RW Dukuh Goleng, Sukijan mengaku, banjir yang terjadi di sana sejak dua hari lalu. Ia menyebut, bertambahnya air saat ini dikarenakan derasnya hujan yang terjadi di Kabupaten Kudus.

Menurutnya, ada sebanyak 100 rumah yang tergenang air dengan ketinggian berbeda-beda.

Baca juga: Bikin Haru, Warga Kesambi Kudus ini Gelar Pernikahan di Tengah Banjir

Saat ini untuk ketinggian air rata-rata 40-50 centimeter. Warga ada yang mengungsi dan ada pula yang masih bertahan di rumahnya masing-masing.

Sebagai informasi, sebanyak 40 warga Desa Temulus mengungsi di MI Hidayatus Shibyan, sementara warga Dukuh Goleng ada sebnayak 24 warga yang mengungsi di TPQ Khurriyatul Fikri. Sebagian besar warga masih bertahan di rumahnya masing-masing.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER