31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Hampir 4 Bulan Pelaku Pembakaran Rumah Pentolan AMPB Belum Terungkap, Polisi Sebut Terkendala CCTV

BETANEWS.ID, PATI – Sudah hampir 4 bulan kasus pembakaran rumah milik pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Teguh  Istiyanto, hingga kini masih belum terungkap. Polisi beralasan, lambannya pengungkapan pelaku pembakaran karena beberapa alasan. 

Kasi Humas Polresta Pati IPDA Hafid Amin menyebut, bahwa penyelidikan perkara pembakaran rumah milik Teguh tersebut menghadapi sejumlah kendala. Yakni, keterbatasan visual rekaman CCTV serta minimnya saksi yang melihat langsung kejadian. 

Baca Juga: Tak Cuma Ukir, Jepara Juga Krisis Regenerasi Pengrajin Remitan

-Advertisement-

Meski demikian, pihaknya memastikan proses hukum tetap berjalan. Pihaknya mengaku optimistis, perkara ini dapat terungkap. 

“Setiap laporan masyarakat kami tangani secara profesional dan bertahap,” ujar Hafid, Kamis (29/1/2026). 

Kasi Humas menyebut, perkara pembakaran rumah Teguh yang berada di Perumahan Taman Mutiara Persada, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati pada Jumat (3/10/2025) dini hari itu, masih terus ditangani. 

Katanya, saat ini perkara itu memasuki tahap penyelidikan lanjutan dengan fokus pada pengungkapan identitas pelaku.

IPDA Hafid menyampaikan, penanganan kasus pembakaran rumah Teguh itu diawali dengan penerimaan laporan polisi, dilanjutkan dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Satreskrim Polresta Pati bersama Unit Reskrim Polsek Margorejo dan Tim Inafis. 

“Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan pertama kali disadari oleh penghuni rumah setelah mendengar suara letupan dari lantai bawah, ” jelasnya. 

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah barang di bagian depan rumah Teguh yang dijadikan warung mengalami kerusakan dan terbakar. Barang-barang yang terdampak antara lain, empat buah sapu lidi, satu buah sapu ijuk atau sabut kelapa, satu buah karpet mobil berbahan karet, sekitar satu karung botol bekas minuman beserta karungnya. Kemudian, ada satu buah ember tempat sampah, satu banner penutup warung, serta satu galon air minum yang mengalami penyok akibat panas api.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, penyidik menduga terdapat dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor. Pelaku diduga menyiramkan cairan yang diduga bahan bakar minyak ke arah teras warung sebelum melemparkan sumber api. 

Baca Juga: Mulai Dibangun 2027, Jalur Alternatif Sumanding-Tempur Bakal Difokuskan Jadi Jalur Mitigasi 

“Modus operandi pelaku sudah kami petakan dari hasil rekaman CCTV,” ungkap IPDA Hafid.

Dalam tahap lanjutan, katanya, Satreskrim Polresta Pati masih mengumpulkan rekaman CCTV tambahan dari sejumlah titik di jalur sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut direncanakan akan dikirim ke Bidlabfor Polda Jawa Tengah guna memperjelas identitas pelaku maupun kendaraan yang digunakan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER