31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Banjir di Pati Naik Lagi, Puluhan Desa Masih Terendam 

BETANEWS.ID, PATI – Banjir yang melanda Kabupaten Pati tak kunjung surut. Bahkan, genangan banjir kembali meninggi setelah hujan mengguyur beberapa hari belakangan ini.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, masih ada 50 desa di 7 kecamatan yang tergenang banjir. Antara lain  di Kecamatan Pati ada 7 desa yang terdampak, Juwana (9 desa), Kayen (5 desa), Jakenan (8 desa), Sukolilo (3 desa), Gabus (13 desa).

Baca Juga: AMPB Curigai Adanya Pesanan di Balik Perkara Botok Cs

-Advertisement-

Akibat banjir ini, kurang lebih ada 3.650 rumah warga yang dihuni 4.606 KK dan 12.581 jiwa yang terdampak. Dari jumlah itu, ada 447 kepala keluarga atau 1.096 jiwa yang mengungsi. Pengungsian tersebar di tempat umum dan di tempat saudara atau kerabat yang tidak terdampak banjir.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengungkapkan, pihaknya tak hanya mencatat wilayah yang permukiman warganya terdampak. Melainkan juga area sawah maupun tambak yang terdampak banjir.

Dari puluhan desa itu, sawah yang terendam banjir kurang lebih seluas 4475 hektare. Sementara untuk lahan tambak ada seluas kurang lebih 872 hektare. 

“Banjir saat ini masih di wilayah 7 kecamatan yang terdampak. Kemudian 50 desa yang masih ada genangan. Genangan itu ada wilayah pemukiman, genangan yang ada area sawah maupun di area tambak kita catat sebagai dampak banjir ini,” ucapnya. 

Ia menyebut, banjir sebelumnya sempat mulai surut. Namun genangan air kembali meninggi setelah hujan mengguyur kawasan hulu, baik itu Pegunungan Kendeng maupun Muria.

Baca Juga: ICW Minta KPK Telusuri Jejak Pencucian Uang Dalam Kasus Sudewo

Genangan banjir yang kembali meninggi utamanya di desa yang lokasinya berada aliran Sungai Silugonggo. Mengingat aliran sungai tersebut tak lagi kuat menampung air kiriman dari hulu.

“Semalam hujan tidak deras di Pati, barangkali deras di Muria Timur dan Kendeng. Tinggi muka air Silugonggo Juwana terdampak, beberapa desa yang kemarin sempat surut, seperti di Mintobasuki, Ngastorejo, wilayah Jakenan dan Juwana, Kendungpancing, dan Tluwah akhirnya infonya naik lagi. Ada yang selutut” pungkasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER