BETANEWS.ID, PATI – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) melakukan aksi damai di depan Kantor Pengadilan Negeri (PN) Pati pada Rabu (24/12/2025). Dalam aksi tersebut, massa juga melakukan istighosah dan doa bersama serta pembagian nasi bungkus kepada masyarakat yang melintas di depan PN Pati.
Aksi damai tersebut, merupakan bentuk dukungan moril kepada Supriyono alias Botok dan Teguh Istiyanto yang menjalani sidang perdana di PN Pati. Keduanya, didakwa melakukan penghasutan serta pemblokiran jalan, serta satu orang sopir truk juga didakwa pasal tentang pemblokiran.
Baca Juga: Tanpa Dana APBD, PSSI Pati Gelar Kursus Pelatih Lisensi DÂ
Massa yang datang ke PN Pati itu tampak mengenakan topeng bergambar wajah Botok dan juga Teguh Istiyanto.
Pada kesempatan itu, massa menuntut agar Botok cs dibebaskan dari hukuman. Mereka menilai, Botok cs tidak bersalah, karena demo menyuarakan pendapat.
Selamet Riyadi, Koordinator Aksi menyampaikan, bahwa kegiatan itu diikuti sekitar 500 warga. Katanya, apa yang mereka lakukan merupakan bentuk solidaritas dan keprihatinan masyarakat Pati terhadap proses hukum yang menimpa rekan mereka, yakni Botok Cs.
“Kegiatan ini adalah aksi damai dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu terkait peristiwa hukum yang dialami Saudara Supriyono dan Teguh Istiyanto. Kami berharap keduanya bisa dibebaskan. Namun apabila proses hukum tetap berjalan, kami memohon agar diberikan putusan yang seringan-ringannya,” ujar Slamet.
Sementara itu, Istri Supriyono alias Botok, Anik, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moral dan doa kepada keluarganya. Ia mengaku optimis keadilan akan terwujud melalui proses hukum yang transparan dan adil.
“Di tengah perjalanan hukum yang suami kami jalani, saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak, baik keluarga, sahabat, maupun masyarakat luas yang telah memberikan dukungan,” ujar Anik.
Ia menyadari proses hukum bukanlah hal yang mudah bagi keluarganya, namun tetap percaya kebenaran akan terungkap.
Baca Juga: Sidang Perdana Botok Cs Digelar Besok, AMPB Siapkan Ratusan Massa
Ia menyadari proses hukum bukanlah hal yang mudah bagi keluarganya, namun tetap percaya kebenaran akan terungkap.
“Kami percaya setiap proses hukum harus berjalan secara transparan, adil, dan tanpa diskriminasi. Di balik proses hukum ini, ada keluarga yang menanti dengan penuh harapan,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

