31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Akui PSIM Bukan Lawan Mudah, Ini Persiapan Persijap Jepara 

BETANEWS.ID, JEPARA – Persijap Jepara dijadwalkan akan menjalani pertandingan di pekan ke-15 BRI Super League Musim 2025/2026 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara pada Selasa, (23/12/2025) pukul 19:00 WIB. 

Laga itu dijadwalkan akan berlangsung tanpa penonton. Pelatih kepala karteker Persijap Jepara, Danang Suryadi, mengakui bahwa pertandingan melawan Laskar Mataram bukan pertandingan yang mudah. 

Baca Juga: Korwil Solo Raya Jadi Juara Umum Forga Perpamsi Jateng 2025, Berhasil Sabet 5 Gelar

-Advertisement-

“Melawan PSIM tentu pertandingan yang tidak mudah bagi kami. Tapi hampir dua minggu ini kami sudah mempersiapkan tim sebaik mungkin, baik dari sisi fisik maupun taktik, untuk bisa mengambil poin di laga besok,” katanya saat konferensi pers Jelang pertandingan di Stadion GBK Jepara, Senin (22/12/2025). 

Danang memastikan anak asuhnya berada di kondisi yang siap tempur. Kehadiran pelatih baru menurutnya juga turut memberikan suntikan motivasi dan semangat tambahan bagi para pemain.

“Alhamdulillah semua pemain siap untuk pertandingan besok. Mudah-mudahan dengan persiapan ini kami bisa mendapatkan hasil positif. Kedatangan pelatih baru juga memberikan motivasi dan semangat untuk para pemain,” ujarnya. 

Terkait antisipasi permainan PSIM, Danang menegaskan fokus utama timnya adalah memperbaiki lini pertahanan. Ia menyoroti kebiasaan tim yang kerap kebobolan pada beberapa laga terakhir.

“Antisipasi pertama kami adalah jangan sampai kebobolan. Beberapa pertandingan terakhir kami selalu kemasukan gol. Kami harus fokus, tidak melakukan kesalahan atau blunder,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pada anak asuhnya bahwa PSIM memiliki sejumlah pemain berbahaya yang mampu mencetak gol dari situasi servis maupun peluang terbuka. 

Sebab PSIM menurutnya merupakan tim yang solid dan berkualitas, sehingga Persijap harus bekerja ekstra keras untuk meraih poin.

“Secara keseluruhan PSIM adalah tim yang sangat bagus. Kami harus kerja keras dan ekstra fokus,” ungkapnya.

Sementara itu, pemain Persijap Jepara, Firman, menyatakan kesiapan tim usai menjalani masa libur hampir 10 hari. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain dan staf pelatih telah bekerja lebih keras dalam masa persiapan.

“Setelah libur hampir 10 hari, otomatis kami harus improve dan bekerja lebih keras lagi. Semua pemain dan pelatih berusaha maksimal. Semoga persiapan dua minggu ke belakang bisa mendapatkan hasil terbaik,” kata Firman.

Firman juga menyatakan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam pendekatan tim meski terjadi perubahan di jajaran pelatih.

“Perbedaannya tidak jauh, masih sama. Siapapun pelatih yang menangani tim ini, saya sebagai pemain akan bekerja dan memberikan yang terbaik untuk tim,” jelasnya.

Baca Juga: Djarum Foundation dan PB Perpani Perkuat Ekosistem Panahan Lewat Kejurnas Antarklub 2025

Ia berharap Persijap mampu keluar dari situasi sulit dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Jepara.

“Kami sama-sama bekerja keras melihat situasi yang berat ini. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik untuk Jepara, khususnya masyarakat Jepara,” pungkasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER