31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Presiden Prabowo Berikan 80 Becak Listrik bagi Tukang Becak Lansia di Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Raut wajah sumringah terpancar jelas dari puluhan tukang becak di Kabupaten Kudus, saat menerima bantuan bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto, di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (12/11/2025). Bantuan tersebut diberikan utamanya bagi tukang becak yang berusia lebih dari 60 tahun. 

Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Nuryana menjelaskan, bahwa program bantuan tersebut diberikan dari uang pribadi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, prioritas bantuan diperuntukan untuk tukang becak yang aktif dan dinilai kurang mampu.

Baca Juga: PAD Kudus 2025 Sektor Pajak Tercapai 84,57 Persen

-Advertisement-

“Bermula dari keperihatinan presiden ketika melihat pengemudi becak yang terlihat berat saat mengayuh becak, utamanya pada usia tua. Sehingga bantuan ini sudah terpikir jauh sebelum beliau menjabat sebagai presiden,” bebernya.

Ia menuturkan, saat ini sudah ada 2.180 unit dari target 10.000 unit becak listrik yang akan disalurkan kepada penerima manfaat. Untuk Kabupaten Kudus, ada sebanyak 80 unit becak listrik diberikan kepada masyarakat.

Pihaknya mengaku, sejauh ini Kudus dinilai lebih siap dari pada daerah lainnya. Sebab Kudus bakal menyiapkan titik-titik pengecesan demi mendukung program pribadi Presiden Prabowo Subianto.

“Di Kudus saya melihat perbedaan, dari beberapa kabupaten/kota yang kami kunjungi, Kudus yang paling siap mendukung program ini. Bupati Kudus tadi menyebut bakal menyiapkan titik tertentu untuk tempat mengeces batrai secara gratis,” jelasnya.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris mengucapkan terimakasih kepada Presiden Prabowo Subianto lewat Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, yang telah memberikan bantuan becak untuk masyarakat Kudus. Pemkab kini telah mengajukan lagi bantuan becak tersebut untuk masyarakat yang belum kebagian. 

“Harapannya pendapatan para tukang becak dengan adanya bantuan ini meningkat. Sebab bisa digunakan untuk angkutan orang, barang, dan juga pariwisata,” jelasnya.

Apabila ada becak yang membutuhkan perawatan, sebutnya, bisa dibawa langsung ke Dinas Perhubungan untuk dilakukan perbaikan. Tak hanya itu, demi mendukung program tersebut, pihaknya meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Kudus untuk membuat stasiun pengecasan untuk becak listrik. 

“Saya mencoba langsung, ternyata sangat enteng dan cepat lajunya. Hati-hati bagi para tukang becak, mungkin pengenalan kendaraan butuh dua sampai tiga hari biar bisa lancar,” terangnya.

Salah satu penerima, Suwandi (71) mengaku senang mendapat bantuan tersebut. Dia berharap dengan adanya bantuan itu bisa lebih meringankan beban dan meningkatkan pendapatannya.

“Perasaannya senang, Alhamdulillah. Sangat berterimakasih kepada Presiden Prabowo sudah membantu kami,” terang kakek delapan cucu tersebut. 

Baca Juga: Menuju Smart City, Kudus Tambah ATCS di Simpang DPRD 

Selama ini pihaknya telah melakukan aktivitasnya sebagai tukang becak sejak 1969 dengan penghasilan yang tak menentu. Bahkan perharinya, pendapatan yang diperoleh paling banyak sebesar Rp20 ribu.

“Sekarang untuk becak ontel sepi, banyak kendaraan roda dua yang lebih mudah melayani penumpang,” imbuh warga beralamat Kelurahan Wergu Wetan RT 2 RW 3, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus itu.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER