BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara saat ini sedang membangun lapangan tenis baru yang berlokasi di area paling selatan, kompleks Kantor Bupati Jepara.
Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jepara, Hanief Kurniawan mengatakan pembangunan lapangan tenis baru itu untuk menggantikan lapangan tenis lama yang berlokasi di area belakang Pendopo Jepara.
Baca Juga: Dua Bulan Dibongkar, Jembatan Kanal Jepara Akhirnya Dibuka
Sebab saat ini, kawasan pendopo sedang ditata ulang untuk dijadikan sebagai bagian dari Museum Kartini Jepara.
Apabila telah selesai dibangun, Hanif mengatakan lapangan tenis yang baru nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi pegawai Pemkab Jepara saja. Tetapi juga bisa digunakan oleh masyarakat umum.
“Lapangan ini tetap menjadi fasilitas publik. Namun, pengelolaannya nanti akan berada di bawah Bagian Umum Setda Jepara,” kata Hanif pada Sabtu (8/11/2025).
Dari hasil pantauan, pembangunan lapangan tenis baru itu saat ini sudah mulai berjalan. Dulunya lokasi pembangunan lapangan tenis yang baru merupakan lahan kosong.
Dalam pembangunannya, Hanif mengatakan lapangan tenis itu digarap oleh CV. Surya Jaya. Pengerjaannya di mulai pada 9 Oktober 2025 dan ditarget rampung pada 2 Desember 2025.
“Target pengerjaan sekitar dua bulan (55 hari kalender), awal Desember sudah selesai. Anggaran pembangunan hampir Rp400 juta,” jelasnya.
Hanief melanjutkan, total keseleruhan anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan lapangan tenis beserta perlengkapan dan fasilitas pendukung, sebenarnya sekitar Rp1,5 miliar. Namun, pada tahun ini baru dianggarkan Rp 398.100.000.
“Sementara hanya bisa membangun satu lapangan dulu. Rencananya kan bangun dua lapangan tenis (di tempat yang sama),” terangnya.
Baca Juga: 700 Penerima Bansos di Jepara Terindikasi Main Judol
Untuk sisa kekurangan anggaran, menurut Hanif masih menunggu pembahasan selanjutnya.
“Kami belum bisa memastikan anggaran untuk kebutuhan yang belum terakomodir itu masuk di tahun ini atau tahun depan. Tapi kami sudah mengajukan sesuai dengan kebutuhannya (secara keseluruhan Rp1,5 miliar),” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

