BETANEWS.ID, JEPARA – Persijap Jepara belum bisa tersenyum usai kembali kalah dalam pertandingan pekan ke-12 BRI Super League musim 2025-2026 melawan Madura United pada Minggu, (9/11/2025) malam.
Laga tandang bagi Tim Laskar Kalinyamat di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur berakhir 1-2. Menambah rentetan panjang bagi Persijap Jepara yang saat ini menduduki posisi ke-16 dalam klasemen sementara.
Baca Juga: Tim Persijap Jepara Belum Bakal Dirombak Meski Kalah Lima Kali Beruntun
Pelatih Persijap, Mario Lemos, tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Kekalahan timnya kali ini menurutnya sangat menyakitkan karena terjadi di menit-menit krusial.
“Kami kalah lagi dengan proses yang berat. Dua kali beruntun kebobolan di menit akhir, tentu sangat menyakitkan. Lebih mengecewakan daripada kalah 3-0 atau 4-0, karena sebenarnya kami punya peluang untuk menang,” katanya pada Senin, (10/11/2025).
Permainan yang cukup berat juga harus dilakoni Laskar Kalinyamat setelah dua punggawanya diganjar kartu merah. Yaitu Dicky Kurniawan pada menit ke-31 dan Z. R. Alamsyah pada menit 90+6. Persijap hanya bermain hanya dengan 9 pemain.
Terkait hal itu, Mario memilih tidak banyak berkomentar soal keputusan wasit yang menjadi sorotan dalam laga tersebut. Ia lebih memilih fokus memperbaiki permainan timnya.
“Saya belum melihat langsung insiden kartu merah itu. Kalau memang benar, saya pikir wajar karena pemain kami masih muda, belum banyak pengalaman, dan sedikit emosional saat tensi pertandingan tinggi. Nanti saya akan lihat videonya,” ujarnya.
Sebab menurutnya, anak asuhnya sudah bekerja keras dan berusaha mencari solusi dari setiap kekalahan. Namun, faktor penyelesaian akhir dan kelengahan di menit-menit akhir masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim.
Baca Juga: Tim EPA Persijap Jepara Wakili Indonesia dalam Laga K-League di Korea
“Kami tetap berusaha, pemain juga berjuang keras. Ada beberapa keputusan wasit dan pelanggaran yang tidak perlu, tapi kami tidak mau terlalu lama mengeluh. Musim ini masih panjang, kami harus lanjut dan tetap fokus,” tegasnya.
Sementara itu, pemain asing Persijap, Franca, juga menyampaikan penyesalan mendalam atas hasil pertandingan. Ia menyebut dua kartu merah yang diterima timnya menjadi beban berat di laga tersebut.
Editor: Haikal Rosyada

