BETANEWS.ID, KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar Widuda ke-75 selama dua hari Rabu-Kamis (22-23/10/2025). Sebanyak 1.566 wisudawan dari program pascasarjana dan enam fakultas di lingkungan UMK diwisuda bertajuk “Meneguhkan Keunggulan UMK, Mewujudkan Alumni Berdampak”.
Rektor UMK, Prof. Darsono menyampaikan, peran alumni sangat penting sebagai agen perubahan di era digitalisasi yang saat ini semakin maju. Sehingga dengan adanya tema yang diangkat dalam proses wisuda kali ini dapat memberikan spirit bagi alumni, agar mereka benar-benar memahami, menyadari, dan mempraktekan apa yang didapatkan dari pendidikan di sana.
Baca Juga: Kembali ke Era 80-an, OM Lorenza Goyang Pati di HUT Pemuda Pancasila
“Jadi kami membekali dari koridor kampus, di mana alumni ini harus bisa dikembangkan dengan baik dengan talenta hard skil dan soft skil untuk diterapkan di lingkungan masyarakat,” tuturnya.
Ia menyebut, keistimewaan dalam Wisuda ke-75 ini, ijazah alumni tertulis akreditasi unggul. Sehingga hal itu menurutnya dapat memberikan dampak positif bagi alumni yang akan melanjutkan ke dunia kerja.
“Istimewanya lulusan angkatan 75 ini, mereka adalah angkatan pertama kali di mana UMK terakreditasi unggul. Saya kira akan memberikan hal lebih bagi mereka untuk berkompetensi di pasar kerja,” sebutnya.
Ia berharap, semua alumni UMK bisa menjadi alumni yang berdampak yang dapat menghadirkan nilai dan solusi bagi kehidupan masyarakat, bukan sekadar mengejar keberhasilan pribadi. Alumni UMK harus menjadi pembawa perubahan, penebar manfaat, dan penggerak kemajuan di lingkungan masing-masing.
Terlebih, UMK telah memberikan bekal dan mengawal mahasiswanya dalam hal kesiapan mental pasca lulus dari sana. Mulai mengawal proses pendidikan usai PKKMB dengan design master training yang dapat membuka karakter mereka. Kemudian maintenance masa training yang ditindaklanjuti dengan Mata Kuliah Umum (MKU).
“Di mana mahasiswa harus memiliki bekal keterampilan wajib kewirausahaan, komputing dan kebahasaan. Ini adalah on proses dalam pendidikan mereka di UMK,” terangnya.
Tak hanya itu, lanjut Darsono, ketika mahasiswa mau lulus, ada beberapa etape khusus yang diberikan, seperti pusat karir pelacakan alumni (PKPA) dan adanya job fair yang digelar sebagai upaya pendampingan secara holistik mulai dari hulu ke hilir.
Menurutnya, serapan dunia kerja alumni UMK selama ini menunjukan tren bagus. Di mana sebelum tiga bulan mereka lulus, tidak mendapatkan pekerjaan di dunia usaha maupun dunia kerja. Sedangkan sebanyak 62,8 persen lulusan menjadi seorang pengusaha.
“Artinya ini sudah sesuai dengan target kampus. Sekarang ini orientasi perguruan tinggi mengarah ke enterpreneur university, yang artinya mereka bisa menciptakan enterpreneurship talent,” terangnya.
Baca Juga: Peringati HUT ke-66, Pemuda Pancasila Pati Santuni Puluhan Anak Yatim
Sebagai informasi, prosesi wisuda UMK akan digelar selama dua hari, yakni Rabu-Kamis (22-23/10/2025). Hari pertama, ada sebanyak 775 wisudawan, yang terdiri dari Program Pascasarjana 115 wisudawan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 546 orang, Fakultas Pertanian 31 orang, dan Fakultas Psikologi 83 orang.
Sementara pada hari kedua nanti, Kamis (23/10/2025), prosesi wisuda diikuti oleh 791 wisudawan, yang terdiri dari Fakultas Hukum 152 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 324 orang, dan Fakultas Teknik 315 orang.
Editor: Haikal Rosyada

