Kisah Haru Tenaga Honorer di Jepara, Puluhan Tahun Mengabdi Akhirnya Dilantik Jadi PPPK 

BETANEWS.ID, JEPARA – Meskipun dibawah terik matahari, senyum bahagia begitu terpancar dari 1.202 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara. 

Setelah menanti selama puluhan tahun, mereka akhirnya dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Rabu, (1/10/2025) pagi. 

Baca Juga: Bakal Berlanjut Hingga Kuliah Jadi Alasan Orang Tua Siswa Tertarik Sekolahkan Anaknya di SR

-Advertisement-

Dengan mengenakan atasan putih dan bawahan hitam, mereka datang untuk menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah PPPK di Halaman Kantor Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara. 

Salah satu PPPK yang baru dilantik, Rikhan (57) Warga Desa Bulungan RT 8 RW 4, Kecamatan Pakis Aji mengaku bersyukur. 

Setelah sebelumnya dua kali gagal mengikuti seleksi test ASN pada 2005 dan 2015, Rikhan akhirnya dinyatakan lolos seleksi PPPK pada tahun 2024 lalu. 

Rikhan bercerita ia mulai bekerja pada tahun 2001 sebagai penjaga sekolah di SDN 06 Bulungan. Saat itu, ia hanya menerima gaji sebesar Rp100 ribu per bulan. 

Rikhan bertahan dengan jumlah gaji tersebut selama 10 tahun bekerja. Baru sekitar tahun 2017, ia menerima kenaikan gaji menjadi Rp1,2 juta per bulan. 

“Alhamdulillah sekarang setelah dilantik dapat gajinya sekitar Rp2,5 juta per bulan ditambah tunjangan. Alhamdulillah, disyukuri, rejekinya baru sekarang,” katanya saat ditemui Betanews.id usai pelantikan.  

Namun, kebahagiaan tersebut tidak berjalan lama. Sebab satu tahun lagi Rikhan akan memasuki masa pensiun.  

Penantian selama puluhan tahun, juga turut dirasakan oleh Subhan (55), Warga Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara.

Subhan yang sudah 20 tahun bekerja sebagai tenaga teknis di SDN 02 Ujungbatu, kini akhirnya bisa mendapatkan gaji layak setelah diangkat menjadi PPPK. 

“Syukur Alhamdulillah, hari ini bisa dilantik. Sebelumnya sudah 20 tahun bekerja di SDN 02 Ujungbatu, sempat tiga kali ikut test, baru yang kemarin itu lolos,” katanya. 

Sementara itu, pegawai lainnya, Fandi (40) yang saat ini berdinas di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara juga mengaku senang akhirnya dilantik menjadi PPPK. 

Ia sebelumnya bahkan sudah tujuh kali mendaftar seleksi ASN. Ia mengaku mulai bekerja sebagai tenaga honorer di Sekretariat DPRD Jepara pada tahun 2005.  

“Pertama kali kerja tahun 2005, kalau sampai sekarang sudah 20 tahun. Sempat beberapa kali test, sudah 6-7 kali. Alhamdulillah, semoga setelah ini kesejahteraannya bisa bertambah,” ujarnya. 

Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan 1.202 PPPK yang baru saja dilantik, terdiri dari tenaga pendidikan sebanyak 307, tenaga kesehatan 97, dan tenaga teknis 798. Selain PPPK, ia juga melantik 8 orang ASN. 

Baca Juga: Hasil Uji Lab Tak Temukan Bakteri Penyebab Keracunan Menu MBG di Jepara 

Wiwit berpesan agar para PPPK dan ASN yang baru dilantik tetap rendah hati, tidak menyalahgunakan jabatan dan kewenangan serta tulus dalam memberikan pelayanan.

“Kita ini adalah abdi negara. Dengan itu, kita harus tahu posisi kita, selalu rendah hati, dan tulus dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER