31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Harga Bandeng Meroket, Produsen Olahan Ikan di Pati Terdampak

BETANEWS.ID, PATI – Harga ikan bandeng di Kabupaten Pati mengalami kenaikan selama beberapa pekan terakhir. Kenaikan harga ini dipicu menurunnya hasil produksi.

Kondisi ini mengakibatkan usaha kecil menengah (UKM) olahan ikan bandeng ikut terdampak. Salah satunya dirasakan oleh Hana Tri Wahyuni, pelaku UKM olahan bandeng di Desa Dukutalit, Kecamatan Juwana, Pati.

Baca Juga: Renovasi Besar Stadion Joyokusumo Segera Dimulai, KPU Pati Harus Hengkang Awal 2026

-Advertisement-

Hana mengaku, produksi olahan ikan bandengnya terganggu sejak pasokan dan harga kulakan ikan bandeng yang tinggi. Dirinya pun kesulitan untuk memenuhi pesanan pelanggan akibat kondisi tersebut.

“Pasokan bandeng agak susah. Karena tidak musim panen pasokan bandeng agak susah. Kita kesulitan mencari bandeng dengan ukuran besar,” ujarnya.

Hana pun memutar otak agar usahanya tetap bertahan dengan kondisi yang ada. Ia berusaha mendapat pasokan ikan bandeng walaupun tidak sesuai dengan standar normal.

Ia khawatir dengan kondisi tersebut  berlangsung lama akan mengganggu keberlangsungan usahanya. Termasuk salah satunya untuk memenuhi kebutuhan pesanan konsumen.

“Untuk kelancaran produksi kita setiap hari mencari ikan walaupun agak susah. Jadi masih tetap untuk memenuhi kebutuhan rumah makan,” ucapnya.

Saat ini, Hana mendapatkan bandeng dengan harga yang tembus Rp30 ribu per kilogramnya. Kondisi ini membuat keuntungannya pun makin menipis.

Baca Juga: Stadion Joyokusumo Direnovasi, Kantor KPU dan KONI Pati Bakal Kena Gusur

“Harga kisaran Rp30 ribu ke atas. Jadi keuntungan terhambat,” ucapnya.

Dirinya pun berharap kondisi tersebut segera kembali normal. Sehingga keberlangsungan usaha tetap bisa berjalan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER