31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Hadir di Pansus, Sudewo Dicecar Pertanyaan soal Mutasi ASN hingga Seleksi Honorer RSUD

BETANEWS.ID, PATI – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati menghadirkan Bupati Pati Sudewo, pada Kamis (2/10/2025). Pada kesempatan itu, bupati dicecar sejumlah pertanyaan terkait dengan kebijakan yang dibuatnya. Yakni, terkait dengan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), mutasi ASN hingga soal seleksi honorer di RSUD RAA Soewondo Pati.

Teguh Bandang Waluyo, Ketua Pansus Hak Angket DPRD mengatakan, kehadiran Bupati Sudewo menjadi bagian penting dalam pendalaman pansus.

Baca Juga: Massa Kawal Bupati Sudewo saat Dihadirkan Pansus, Sempat Terjadi Kericuhan di Depan Gedung Dewan

-Advertisement-

“Dari jam 10 sampai jam 1 lebih, kita menerima keterangan Pak Bupati. Semua kita catat sebagai bagian dari catatan pansus, sama seperti keterangan pihak-pihak sebelumnya,” ujar Bandang.

Meski begitu, ia menegaskan pihaknya belum bisa menyampaikan kesimpulan. Sebab, agenda ini masih berjalan dan dibahas di rapat internal pansus.

“Kami tidak dalam posisi menilai memuaskan atau tidak. Kesimpulan akan kita bahas di rapat internal pansus. Jika nanti dirasa masih perlu, bupati bisa dipanggil kembali,” imbuhnya.

Bandang juga menegaskan bahwa seluruh keterangan dari saksi maupun bupati akan dicocokkan kembali.

“Masyarakat maupun media bisa menilai sendiri bagaimana pendalaman ini. Kita akan cross-check semua keterangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Pati Sudewo menyatakan dirinya hadir untuk memberikan klarifikasi sekaligus menghormati proses pansus. Menurutnya, apa yang dilakukan DPRD merupakan bagian dari kontrol yang baik terhadap pemerintah daerah.

“Apa yang diniatkan pansus itu adalah baik, untuk introspeksi kepada saya, untuk perbaikan ke depan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, semua kebijakan yang diambilnya selama ini adalah demi kepentingan masyarakat Pati.

“Insya Allah apa yang saya lakukan adalah yang terbaik untuk rakyat Kabupaten Pati. Mohon doa dan dukungan supaya pembangunan berjalan lancar dan semakin maju,” ucapnya.

Sudewo juga menanggapi keberadaan pendukung yang ikut mengawal jalannya pemeriksaan. Ia menyebut hal itu sebagai bentuk simpati masyarakat.

“Itu karena rasa simpatik kepada kami. Mereka ingin melihat dan menyaksikan secara langsung,” jelasnya.

Baca Juga: Cara Unik Peringati Hari Batik di Pati, Sejumlah Model Adakan Fashion Show di Pasar

Terkait keterbukaan, bupati menegaskan pemerintahannya selalu membuka ruang audiensi.

“Kami terbuka untuk siapa pun. Sudah ada audiensi dengan peternak ayam petelur, petani tembakau, dan lainnya. Semua bisa terbuka,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER