BETANEWS.ID, KUDUS – Ajang Polytron Bitingan Master 2025 yang digelar di GOR Djarum Kaliputu tak hanya menyedot perhatian peserta, tetapi juga orang tua yang dengan penuh semangat mendampingi anak-anak mereka. Bagi sebagian peserta, ini bukan hanya sebagai kompetisi biasa, namun juga sebagai ruang untuk mengasah diri menjadi atlet profesional.
Salah satu orang tua, Ita mengaku, mendampingi anaknya ikut kejuaraan Polytron Bitingan Master 2025 dalam katagori seneng minton usia 9 tahun. Menurutnya, ajang seperti itu dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan hobi mereka.
Baca Juga: Christo Persembahkan Emas untuk Jateng di Ajang Pomnas
Apalagi, anaknya mulai gemar dengan olahraga tepok bulu tersebut. Bahkan dia berharap, semoga anaknya bisa semakin berkembang dan bisa menjadi atlet top dunia.
“Setiap sepekan, anak latihan selama tiga kali, di luar ektra kurikuler sekolah. Karena memang anak suka dengan badminton, jadi sebagai orangtua saya mendukung penuh apa yang menjadi kesukaannya,” bebernya saat ditemui di pinggir lapangan.
Ia menyebut, bahwa ajang tersebut bagus sebagai tolak ukur kemampuan masing-masing anak. Sehingga semangat mereka terpacu untuk lebih mengembangkan kemampuannya masing-masing.
“Bagus sekali, harapannya semoga saja anak bisa lanjut terus dan bisa menjadi atlet top dunia,” ungkap wanita asal Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus itu.
Hal senada juga dikatakan Nana Hayatul Novus, orang tua kelas 4 SD 1 Barongan, Kudus, juga ikut meramaikan turnamen. Ia bercerita bahwa minat anaknya pada bulutangkis semakin berkembang karena adanya dukungan sekolah dan latihan rutin.
“Latihan dengan teman-teman tiap hari Jumat di GOR Djarum, karena ada kerja sama dengan sekolah. Selain itu, ikut juga di PB Mentari Jati, seminggu tiga kali,” tuturnya.
Ia menambahkan, salah satu motivasi anaknya datang dari teman sekolah yang sudah bergabung di PB Djarum. “Jadi dia tambah semangat untuk bisa jadi atlet juga,” imbuhnya.
Baca Juga: Ditinggal Tiga Pilar, Persijap Optimis Raih Poin Penuh Lawan Persik Kediri
Sementara, Muhammad Masyur Fadlan, peserta siswa kelas 4 SD Unggulan Kudus, juga turut serta dalam kategori Seneng Minton. Meskipun belum pernah meraih juara, ia tetap bersemangat mengikuti pertandingan.
“Sudah tiga kali ikut even seperti ini. Persiapannya latihan setiap hari, sudah dua pekan ini. Semoga kali ini bisa tampil bagus dan juara,” kata Fadlan, warga Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kudus.
Editor: Haikal Rosyada

