31 C
Kudus
Sabtu, Februari 14, 2026

Penemuan Kasus TBC di Pati Masih Rendah, Dinkes Genjot Upaya Deteksi Dini

BETANEWS.ID, PATI – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati terus berupaya menanggulangi penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC) yang hingga saat ini masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Tahun 2025 ini, Dinkes menargetkan angka penemuan kasus TBC sebesar 90 persen, namun capaian di lapangan masih jauh dari harapan.

“Untuk penemuan kasus targetnya 90 persen. Kita tahun 2023 itu sudah mencapai 90 persen, tetapi tahun 2024 sebesar 77 persen. Sedangkan sampai saat ini juga baru mencapai 56 persen,” ujar Yanti, PIC TBC Dinkes Kabupaten Pati, Sabtu (27/9/2025).

Baca Juga: Ditebang Demi Proyek, DLH Pati Janji Jalan Panglima Sudirman Kembali Hijau dengan Pohon Pule

-Advertisement-

Data terkini menunjukkan, sejak Januari hingga September 2025, jumlah kasus TBC yang berhasil ditemukan baru mencapai 56 persen, atau sebanyak 1.845 kasus dari estimasi 3.280 kasus.

Sementara itu, kasus TBC pada anak-anak rentang usia 0 hingga 14 tahun tercatat sebanyak 301 kasus dari total perkiraan 633 kasus baru atau setara 48 persen.

Lebih memprihatinkan lagi, angka kematian akibat TBC di kalangan usia dewasa mencapai 49 kasus hingga saat ini.

Dengan terus bertambahnya angka penemuan kasus, Dinkes Pati berkomitmen melakukan tindak lanjut berupa pengobatan secara menyeluruh kepada pasien yang terdeteksi.

“TBC itu harapannya ditemukan dan diobati sampai sembuh, karena untuk penemuan kasus dan angka keberhasilan pengobatan TBC di Kabupaten Pati belum mencapai target,” debutnya.

Yanti menegaskan, penemuan penderita TBC sangat penting sebagai langkah awal menekan penularan di masyarakat. Untuk itu, koordinasi intensif dengan seluruh Puskesmas di wilayah Kabupaten Pati terus dilakukan guna meningkatkan efektivitas penanganan.

Namun demikian, upaya ini belum sepenuhnya berjalan optimal. Yanti mengungkapkan, screening terhadap TBC di lingkungan sekolah, pondok pesantren, dan perusahaan di Kabupaten Pati masih menjadi kendala utama.

Baca Juga: Penataan Jalan Panglima Sudirman Dikebut, Target Rampung Akhir Desember

“Screening yang dilakukan itu belum optimal, mungkin melakukan screening tetapi tidak sesuai SOP. Belum dilaksanakan ke perusahaan-perusahaan, kemudian ke Ponpes,” jelasnya.

Dengan berbagai tantangan tersebut, Dinkes Pati menurutnya akan terus memperkuat strategi penemuan dan pengobatan kasus TBC, guna mencapai target nasional dan melindungi masyarakat dari risiko penyakit yang menular ini.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER