31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Audisi Umum PB Djarum 2025 Resmi Digelar, Ribuan Atlet Cilik Siap Rebut Mimpi

BETANEWS.ID, KUDUS – GOR Djarum Jati, Kudus, kembali menjadi pusat perhatian dunia bulutangkis Tanah Air. Mulai 8 hingga 12 September 2025, Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PB Djarum resmi menggelar Audisi Umum PB Djarum 2025. Ajang ini menjadi pintu masuk bagi bibit muda untuk merintis jalan menuju panggung bulutangkis dunia.

Tahun ini, audisi menyasar tiga kelompok usia, yakni U-11 untuk peserta berusia 8–10 tahun (kelahiran 2015–2017), KU-11 untuk kelahiran 2014, dan KU-12 untuk kelahiran 2013. Baik putra maupun putri, semuanya diberi kesempatan yang sama untuk membuktikan diri di lapangan.

Baca Juga: Selain Alwi, Atlet Jebolan PB Djarum Ini Jadi Harapan Baru Tunggal Putra Indonesia

-Advertisement-

Total 1.729 atlet dari berbagai daerah di Indonesia tercatat ikut serta. Jawa Tengah mendominasi dengan 1.088 peserta, disusul Jawa Barat 180 peserta, Jawa Timur 172 peserta, serta ratusan lainnya yang datang dari Sumatra, Kalimantan, Bali, Sulawesi, hingga Papua. Mereka datang dengan satu tujuan: meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dan kesempatan bergabung bersama PB Djarum.

Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, menyampaikan, sejak 2022, Audisi Umum PB Djarum memang dipusatkan di Kudus. Meski hanya berlangsung di satu kota, antusiasme peserta tak pernah surut.

Setelah sempat vakum akibat pandemi, jumlah peserta konsisten membludak. Pada 2022 tercatat 1.742 peserta, tahun 2023 ada 1.529 peserta, lalu melonjak jadi 1.966 peserta pada 2024.

Keseruan di luar arena pertandingan Audisi Umum PB Djarum. Foto: Rabu Sipan

“Kini, di tahun 2025, audisi kembali menarik minat ribuan pebulutangkis belia. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat berprestasi di dunia bulutangkis terus menyala dari generasi ke generasi,” ujarnya kepada Betanews.id melalui siaran tertulis, Senin (8/9/2025).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Audisi Umum 2025 menambah kategori usia. Jika sebelumnya hanya U-11 dan U-13, kini hadir tiga kategori: U-11, KU-11, dan KU-12. Menurut Fung Permadi, langkah ini bertujuan agar persaingan lebih seimbang.

“PB Djarum berupaya setiap tahun kelahiran memiliki pelapis. Dari sini, kami ingin menyiapkan pemain-pemain yang kelak mampu bersaing di level dunia,” bebernya.

Selain seleksi atlet, momen istimewa juga dihadirkan pada 9 September 2025. Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PB Djarum memberikan penghargaan kepada Mohammad Ahsan dan Shesar Hiren Rustavito yang masuk dalam Hall of Fame PB Djarum.

Untuk memantau bakat para peserta, PB Djarum menurunkan tim pencari bakat yang dipimpin Sigit Budiarto. Jajaran legenda bulutangkis Indonesia ikut ambil bagian, di antaranya Hendrawan, Aryono Miranat, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Vita Marissa, Richard Mainaky, hingga Maria Kristin. Kehadiran mereka memberi motivasi tersendiri bagi para peserta cilik.

Tahapan seleksi dimulai dari fase screening, menggunakan sistem gugur satu gim hingga poin ke-21 tanpa deuce. Dari sana, peserta yang lolos akan lanjut ke tahap turnamen. Di sektor putra, semifinalis berhak atas Super Tiket, sedangkan di sektor putri, tiket istimewa itu diberikan kepada finalis.

Namun perjalanan belum berakhir di situ. Pemegang Super Tiket masih harus melewati tahap karantina selama empat minggu, mulai 13 September hingga 11 Oktober 2025. Dalam karantina, atlet akan melewati dua kali eliminasi, yakni pada 27 September dan 11 Oktober. Di sinilah mental, teknik, dan daya tahan benar-benar diuji.

Salah satu pertandingan di Audisi Umum PB Djarum 2025. Foto: Rabu Sipan

Mereka yang bertahan hingga akhir berhak membawa pulang lebih dari sekadar kemenangan. Gelar itu adalah kesempatan besar untuk menimba ilmu di klub PB Djarum, sekaligus menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis yang menjadi tiket menuju masa depan.

Mengusung tagline #TeruskanSemangatJuara, Audisi Umum PB Djarum 2025 bukan sekadar kompetisi. Lebih dari itu, ia adalah panggung lahirnya mimpi, tempat anak-anak dari pelosok negeri menyalakan harapan, dan ladang untuk menemukan calon bintang bulutangkis Indonesia berikutnya.

Baca Juga: Bulutangkis Indonesia Kembali ke Jalurnya, Ketua PB Djarum Ingatkan Pentingnya Kaderisasi

Salah satu peserta yakni Elizabeth Gracelyn The (12) mengaku ini merupakan pengalaman pertamanya ikut audisi PB Djarum. Sebelum ke Kudus ikut audisi, ia telah melakukan berbagai persiapan, termasuk menambah porsi latihan teknik maupun fisik.

“Harapannya bisa tampil baik dan lolos jadi atlet PB Djarum. Karena cita-cita saya bisa jadi atlet bulutangkis nasional bahkan Internasional,” ujar peserta dari Lubuk Linggau Sumatra Selatan tersebut.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER