31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

TNI Hingga Polisi di Jepara Bakal Ikut Dilibatkan Kawal Penerima Bansos

BETANEWS.ID, JEPARA – Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI, Bhabinkamtibmas Polri dan kepala desa di Kabupaten Jepara bakal ikut dilibatkan dalam proses verifikasi data penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah.

Langkah ini dilakukan agar Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang merupakan rujukan utama penyaluran berbagai bantuan pemerintah valid dan tepat sasaran.

Baca Juga: Bakal Segera Disidangkan, Ini Pengakuan Tersangka Pembunuhan Nahkoda Kapal di Laut Karimunjawa

-Advertisement-

Bupati Jepara, Witiarso Utomo mengatakan data penerima bantuan pemerintah yang bakal diverifikasi babinsa, bhabinkamtibmas dan kades terdiri dari beberapa jenis. Mulai dari Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan(PBI JK), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Progam Keluarga Harapan (PKH) hingga Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Data penerima manfaat bansos dan bantuan pemerintah harus faktual dan disesuaikan dengan desil 1-5 yaitu pengelompokan kesejahteraan rumah tangga yang digunakan pemerintah untuk menilai status ekonomi warga.

“Sekarang proses verfal. Nanti ketika ada bansos maka bisa diverifikasi lagi oleh babinsa atau bhabinkamtibmas, dan kades atau petinggi” katanya saat kegiatan Pengarahan kepada Tiga Pilar yang digelar di Pendopo Jepara, Jumat (22/8/2025).

Wiwit melanjutkan layak tidaknya data penerima bansos pemerintah ditentukan hasil verifikasi tiga pilar. Mereka akan melakukan verifikasi ulang di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

“Sehingga tidak ada lagi penerima manfaat di luar data tersebut. Presiden ingin data bansos tidak jadi alat politik namun benar-benar untuk membantu yang tak mampu. Semisal tim sukses pilkada dimasukkan ke data itu, tak boleh,” ujarnya.

Dandim 0719/Jepara Letkol (Arm) Khoirul Cahyadi tidal memungkiri jika memang masih ada data penerima bansos yang kurang tepat sasaran. Hal itu juga kerap disuarakan oleh berbagai elemen melalui beragam kanal.

Pihaknya optimistis sinergi untuk menghadirkan DTSEN valid yang terjalin dari desa hingga kabupaten bisa menjadikan progam ini berjalan maksimal.

“Kita memang bukan superman tapi kita superteam yang baik. Mari terus bersinergi dan sekaligus jaga kondusivitas daerah,” paparnya.

Baca Juga: Peringati HUT Ke-80 Jateng, Luthfi Ajak 35 Kepala Daerah Kunjungi Karimunjawa

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso mengatakan sudah menginstruksikan jajarannya untuk mendukung progam pemerintah ini. Ratusan personel bhabinkamtibmas Polres Jepara akan turun membantu kades agar DTSEN benar-benar valid.

“Jangan sampai orang yang punya mobil atau motor sport menerima bantuan bantuan. Begitu juga sebaliknya,” tandasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER