31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

TMMD Reguler ke-125 Kudus Resmi Ditutup, Sejumlah Sasaran Rampung Dijalankan Selama Satu Bulan

BETANEWS.ID, KUDUS – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus resmi ditutup, Kamis (21/8/2025). Penutupan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut ditutup langsung oleh Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin.

Sejumlah sasaran fisik maupun non fisik telah rampung dikerjakan 100 persen yang dimulai 23 Juli hingga 21 Agustus 2025. Di antaranya pembangunan fisik berupa betonisasi jalan usaha tani (JUT) sepanjang 1,2 kilometer lebar 3 meter dan tebal 15 sentimeter, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) enam unit, instalasi air berupa sumur bor enam unit, jambanisasi 20 unit, ditambah pembangunan jembatan penghubung sepanjang 12 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 12 meter, serta pembangunan empat rumah ibadah.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Kudus Buka Sosialisasi dan Peluncuran Sistem DI TIK TOK

-Advertisement-

Sementara, untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan anti narkoba, bela negara, stunting, radikalisme, dan lain sebagainya. Adapun sumber dana atas kegiatan TMMD Reguler ke-125 di Kandangmas meliputi, TNI AD sebesar Rp338 juta, APBD Provinsi Jawa Tengah Rp236 juta, dan APBD Kudus Rp1,03 miliar. Sehingga total anggaran sebesar Rp1,6 miliar.

Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin mengatakan, bahwa kegiatan tersebut meruaokankegiatan yang dilakukan secara serentak menyeluruh. Adapun di Jawa Tengah ada empat lokasi, yakni di Kudus, Surakarta, Pekalongan, dan Temanggung.

“Kami sangat mengapresiasi Pemda Kudus dalam kerjasama ini, sehingga TMMD bisa berjalan lancar dan baik. Ini menandakan bahwa Forkopimda Kudus semuanya sangat guyub dan baik. Karena kita di sini bekerja untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat,” bebernya, Kamis (21/8/2025).

Ia mengungkapkan, bahwa pelaksanaan TMMD reguler di empat Korem di Provinsi Jawa Tengah itu terlaksana dengan baik dan sudah mencapai target yang sudah diharapkan.

“Karena tujuan adanya TMMD ini, ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Adanya jalan otomatis hasil bumi dan masyarakat yang ingin menjual membawa hasil buminya bisa terakomodir dengan jalan yang lancar, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris mengucapkan terimakasinya kepada semua pihak, terutama kepada Kodam IV Diponegoro. Lantaran sudah membantu mendukung adanya program pembukaan akses JUT tersebut.

“Dengan dibukanya akses ini akan meningkatkan ketahanan pangan kita. Penduduk yang mau mengangkut hasil panen ketela, tebu, empon-empon bisa lancar. Sehingga penghasilan naik dan kesejahteraan rakyat juga naik,” terangnya.

Dia bahkan mengapresiasi kinerja semua pihak, baik TNI, Polri, Pemkab Kudus, hingga masyarakat karena sudah menyelesaikan sasaran tambahan berupa jembatan penghubung sepanjang 12 meter, lebar 4 meter dan tinggi 6 meter.

“Ini merupakan suatu prestasi yang bagus, saya ucapkan terimakasih pada Pangdam, sehingga kami lanjut lagi, setelah ada TMMD akan ada karya bakti TNI. Kita akan membuka akses jalan Ternadi sampai Rahtawu,” jelasnya.

Baca Juga: Respon Merapatnya Husein ke Bupati, Botok Sebut Justru Keberkahan Bagi Aliansi

Pembukaan jalur tersebut, kata Sam’ani, untuk jalur alternatif atau jalur evakuasi. Sehingga ketika terjadi bencana di daerah tersebut warga dapat melalui jalur itu dengan aman.

“Terimakasih kepada Forkopimda Kudus, baik TNI, Polri, Kejaksaan, DPRD mendukung acara ini sehingga dapat berjalan lancar,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER