BETANEWS.ID,KUDUS-Lonjakan harga emas dalam tiga tahun terakhir berdampak langsung pada meningkatnya minat investasi masyarakat. Di Kabupaten Kudus, pembelian emas melalui Pegadaian terus menunjukkan tren kenaikan.
Hingga awal 2026, total investasi emas masyarakat melalui Pegadaian Kudus tercatat mencapai 4,8 kilogram. Angka tersebut mendekati 40 persen dari target penjualan emas tahun 2026 sebesar 13 kilogram atau senilai hampir Rp40 miliar.
Pemimpin Cabang Pegadaian Kudus, Endang Sulastri, menyebut, emas kini menjadi instrumen investasi favorit. Stabilitas nilai dan tren kenaikan harga membuat masyarakat beralih dari pola konsumsi ke investasi jangka panjang.
Baca juga: Pawai Barongsai yang Digelar BRI Meriahkan Dandangan Kudus, 400 QRIS Disebar ke Pedagang
“Sekarang masyarakat semakin paham bahwa emas memiliki nilai yang stabil dan cenderung naik. Emas batangan dan perhiasan menjadi pilihan utama,” ujarnya saat ditemui di Kantor Pegadaian Cabang Kudus, belum lama ini
Minat pembelian emas fisik juga terlihat di Galeri 24 Pegadaian Kudus. Saat stok tersedia, pembeli bahkan rela mengantre karena tingginya permintaan.
Sementara itu, Kepala Departemen Gadai Kantor Area Pati, Tarjo Ali Sofiin, menilai perubahan pola pikir masyarakat menjadi faktor utama peningkatan investasi emas. Ia menyebut dalam tiga tahun terakhir harga emas rata-rata naik sekitar 40 persen.
“Bahkan di 2025 kenaikannya di atas 50 persen. Ini jauh lebih tinggi dibandingkan instrumen lain seperti deposito,” ungkapnya.
Dengan tren tersebut, Pegadaian Kudus optimistis target penjualan emas 2026 dapat tercapai, bahkan berpotensi terlampaui sebelum akhir tahun. Mengingat ini masih awal tahun.
“Melihat potensinya, kami optimis bisa mencapai target bahkan bisa melampui,” ucapnya.
Baca juga: Telan Rp 99,6 M, Gedung Sehat RSUD Kudus Segera Dibangun di Eks Matahari Mall
Tarjo menambahkan, masyarakat yang ingin berinvestasi emas Pegadaian saat ini lebih praktis dengan adanya aplikasi Tring by Pegadaian. Melalui platform tersebut masyarakat bisa melakukan jual beli emas Pegadaian tanpa harus datang ke outlet.
Menariknya lagi, kata dia, emas yang dimiliki nasabah juga bisa didepositokan dengan bunga satu persen melalui aplikasi Tring. Jadi nasabah punya keuntungan dobel, selain dapat kenaikan harga emas juga dapat bunga deposito.
“Pokoknya lebih praktis. Melalui aplikasi Tring nasabah bisa investasi emas, nyicil emas dan pelayanan lain yang ada di Pegadaian,” imbuhnya.
Editor: Kholistiono

