31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Sepanjang 2025, Kinerja Pegadaian Kudus Lampaui Target

BETANEWS.ID,KUDUS-Kinerja Pegadaian Cabang Kudus sepanjang 2025 menunjukkan capaian signifikan. Hingga awal 2026, realisasi bisnis tercatat mencapai 160 persen dari target yang telah ditetapkan.

Pemimpin Cabang Pegadaian Kudus, Endang Sulastri, menyebut, lonjakan tersebut tidak lepas dari meningkatnya aktivitas pembiayaan berbasis emas. Kenaikan harga emas pada akhir 2025 turut mendorong pertumbuhan outstanding loan (OSL).

“Alhamdulillah pencapaian kami di 2025 mencapai 160 persen dari target. Ini sangat dipengaruhi oleh kenaikan harga emas yang cukup tajam, sehingga berdampak langsung pada perolehan outstanding loan Pegadaian Kudus,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

-Advertisement-

Baca juga : Telan Rp 99,6 M, Gedung Sehat RSUD Kudus Segera Dibangun di Eks Matahari Mall

Hingga Januari–Februari 2026, total OSL Pegadaian Kudus telah mencapai Rp240 miliar. Angka tersebut melampaui target awal sebesar Rp239 miliar.

Endang menjelaskan, OSL merupakan total posisi pinjaman yang masih berjalan, bukan akumulasi pencairan dalam periode tertentu. Nilai tersebut berasal dari seluruh produk, baik gadai emas, non-gadai, maupun layanan berbasis emas lainnya.

“Angka Rp240 miliar itu adalah total pinjaman yang sedang berjalan dari seluruh produk kami. Jadi bukan target bulanan atau tahunan,” jelasnya.

Saat ini, Pegadaian Kudus mengoperasikan tujuh outlet yang tersebar di sejumlah wilayah, termasuk unit pelayanan di Jekulo, Mejobo, Prambatan, Pasar Wates, serta layanan co-location di BRI.

Baca juga: Dishub Kudus Sediakan 7 Kantong Parkir Dandangan 2026, Ini Lokasinya

Setiap outlet memiliki target kinerja masing-masing yang berkontribusi pada capaian cabang.Untuk produk gadai, sekitar 90 persen barang jaminan didominasi emas, baik perhiasan maupun emas batangan.

Sementara barang elektronik seperti ponsel dan televisi jumlahnya relatif kecil.Pegadaian Kudus optimistis tren positif ini berlanjut sepanjang 2026, seiring tingginya minat masyarakat terhadap produk pembiayaan berbasis emas.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER